Mahasiswa Lakukan Aksi Terkait Pelantikan Pejabat Berstatus Tersangka

Serang, SatuBanten – Sejumlah mahasiswa melakukan aksi di depan halte kampus IAIN SMH Banten, Senin (19/1/15). Mereka memprotes rotasi jabatan yang dilakukan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Banten Rano Karno baru-baru ini. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menilai rotasi yang dilakukan mengindikasikan terciptanya dinasti kepemimpinan baru di Banten, layaknya era kepemimpinan Gubernur sebelumnya, Ratu Atut Chosiyah.

“Seharusnya Rano memunculkan seorang pemimpin (pejabat) yang bersih dari kasus kejahatan apa pun, termasuk korupsi,” ungkap seorang mahasiswa yang berunjuk rasa, Fuad Hasan. Selain itu, dikatakan Fuad, langkah Rano juga dinilai tidak akuntabel dalam menentukan posisi jabatan Kepala SKDP, karena tidak melibatkan tim seleksi serta tidak melakukan tahapan fit and proper test.

“Jelas kalau melihat rotasi pejabat kemarin tidak sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang selama ini digaungkan. Karena rotasi sejumlah pejabat tersebut tidak disertai beberapa penilaian yang dapat diajukan sebagai acuan, seperti tata kelola organisasi, mengevaluasi SDM aparatur pemerintah, meninjau pelayanan publik, serta meninjau akuntabitas kinerja,” jelasnya.

“Kami mendesak agar Rano Karno bersikap tegas demi menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih. Dan juga untuk tidak mudah diintervensi oleh pihak manapun, serta harus transparansi dalam menjalankan pemerintahan,” katanya. Selain berorasi, mahasiswajuga membagikan selebaran pada pengguna jalan yang melintas di jalur protokol Kota Serang tersebut. Aksi ini tak tampak mendapat kawalan pihak kepolisian. (Zey/B04)

You might also like
Comments
Loading...