Mahasiswa KKN-PPM UGM Sosialisasikan Cara Menanam dari Sisa Sayuran

Panimbang, Satubanten.com – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia hingga saat ini belum menunjukkan adanya penurunan jumlah kasus positif sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk membatasi kegiatan masyarakat terutama kegitan yang menimbulkan kerumunan. Kegiatan pendidikan pun tak luput terkena imbas pandemi Covid-19.

Maka dari adanya keterbatasan pergerakan akibat pandemi, Universitas Gadjah Mada memutuskan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) yang dilaksanakan pada 29 Juli – 18 Agustus 2020 dijalankan secara daring.

Salah satu perubahan yang terlihat saat pandemi Covid-19 yaitu masyarakat lebih memilih untuk memasak makanan sendiri di rumah daripada membeli makanan diluar karena khawatir akan adanya penularan Covid-19. Hal tersebut bisa dikatakan sebagai salah satu dampak positif akibat adanya kondisi pandemi saat ini.

Namun, kegiatan ini memunculkan dampak negatif yakni meningkatnya sampah sayuran yang berasal dari rumah tangga. Menyikapi hal tersebut, Abdillah Naufal Asrafi yang merupakan anggota Tim KKN-PPM UGM Tanjungjaya berinisiatif untuk memberikan edukasi mengenai cara pemanfaatan sisa sayuran sebagai bibit untuk menanam.

“Sisa sayuran seperti batang kangkung, pangkal daun bawang, dan pangkal wortel, masih bisa ditumbuhkan kembali dengan caranya masing-masing, dan itu pun mudah,” ujar Naufal, salah satu mahasiswa yang ikut dalam KKN.

Batang kangkung merupakan sisa sayuran yang paling mudah ditumbuhkan kembali. Cukup dengan menanamkan batang kangkung ke dalam tanah, siram 2 kali dalam sehari maka dalam satu bulan kangkung sudah bisa dipanen kembali. Sedangkan untuk pangkal daun bawang cukup dengan meletakkan sisa pangkalnya kedalam gelas yang berisi campuran air gula dan EM4. Dalam 2 minggu, daun bawang sudah bisa dipanen.

“Saya mendapatkan ide untuk menanam ini dari film anime yang saya tonton. Dalam salah satu bagian film tersebut diperlihatkan tokoh utama memasak dengan menggunakan daun bawang yang ia tumbuhkan sendiri didalam gelas,” ungkapnya. (RLS/SBN)

You might also like
Comments
Loading...