Lima Jenis Minuman Yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Jakarta, (16/11/2019)- Satubanten.com- Mengidap diabetes berarti kamu harus mewaspadai semua yang makanan atau minum. Mengetahui jumlah karbohidrat yang dikonsumsi dan bagaimana itu dapat memengaruhi gula darah menjadi sangat penting.

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan minuman tanpa kalori atau rendah kalori. Alasan utamanya adalah untuk mencegah lonjakan gula darah. Memilih minuman yang tepat dapat membantu menghindari efek samping yang tidak menyenangkan, mengelola gejala, dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Tapi, masih banyak yang bingung minuman apa saja yang aman untuk dikonsumsi untuk penderita diabetes. Berikut ini minuman yang aman dikonsumsi penderita diabetes seperti dilansir laman Healthline.

Air

Air adalah pilihan hidrasi terbaik untuk penderita diabetes. Itu karena air tidak akan meningkatkan kadar gula darah kamu. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi. Minum air yang cukup dapat membantu tubuh menghilangkan kelebihan glukosa melalui urin. Institute of Medicine merekomendasikan pria minum sekitar 13 gelas sehari, sementara wanita minum sekitar 9 gelas.

Jika air putih tidak menarik bagi Anda, buatlah variasi dengan tambahkan irisan lemon, jeruk nipis, atau jeruk. Bisa juga tambahkan setangkai bumbu beraroma, seperti mint, basil, atau lemon balm, dan, hancurkan beberapa raspberry segar atau beku ke dalam minuman.

Teh hijau

Penelitian telah menunjukkan bahwa teh hijau memiliki efek positif pada kesehatan secara umum. Ini juga dapat membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol LDL yang berbahaya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum hingga enam cangkir teh sehari tanpa gula sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Namun, dibutuhkan lebih banyak penelitian.

Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa minum kopi dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Para peneliti menemukan bahwa tingkat risiko turun bahkan lebih rendah untuk orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi per hari. Ini juga berlaku untuk yang minum empat cangkir atau lebih per hari.

Efek ini berlaku untuk kopi yang mengandung kafein dan tanpa kafein, jadi jika kafein membuat kamu gelisah, silakan mengambil secangkir kopi tanpa kafein. Seperti halnya teh, penting agar kopi yang kamu konsumsi tetap tanpa pemanis. Menambahkan susu, krim, atau gula ke kopi kamu meningkatkan jumlah kalori secara keseluruhan dan dapat memengaruhi kadar gula darah.

Kopi

Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa minum kopi dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Para peneliti menemukan bahwa tingkat risiko turun bahkan lebih rendah untuk orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi per hari. Ini juga berlaku untuk yang minum empat cangkir atau lebih per hari.

Efek ini berlaku untuk kopi yang mengandung kafein dan tanpa kafein, jadi jika kafein membuat kamu gelisah, silakan mengambil secangkir kopi tanpa kafein. Seperti halnya teh, penting agar kopi yang kamu konsumsi tetap tanpa pemanis. Menambahkan susu, krim, atau gula ke kopi kamu meningkatkan jumlah kalori secara keseluruhan dan dapat memengaruhi kadar gula darah.

Jus sayuran

Walaupun kebanyakan jus buah mengandung terlalu banyak gula, kamu bisa mencoba jus tomat, atau jus sayuran alternatif. Campurkan campuran sayuran berdaun hijau, seledri, atau mentimun dengan segenggam beri untuk pasokan vitamin dan mineral yang beraroma.

Susu rendah lemak

Produk-produk susu mengandung mineral yang bermanfaat, tetapi mereka menambahkan karbohidrat ke dalam diet. Selalu pilih versi susu pilihan tanpa pemanis, rendah lemak, atau skim.

Kamu harus membatasi diri hanya satu atau dua gelas sehari. Kamu juga dapat mencoba susu bebas atau rendah gula, seperti susu dari kacang. Tapi, ketahuilah bahwa susu kedelai dan beras mengandung karbohidrat.(Sbs)

You might also like
Comments
Loading...