Lengkapi Surat Kendaraan Anda, Operasi Zebra Kalimaya 2018 Masih 5 hari Lagi

Serang ( 07/11/2018) Satubanten.com – Dalam rangka memkampanyekan “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan untuk Kemanusiaan” Polda Banten beserta Polres jajaran menggelar Operasi Zebra Kalimaya 2018 yang sudah dimulai dari tanggal 30 Oktober hingga 12 November 2018 nanti.

Kabidhumas Akbp Whisnu Caraka, S.IK mengungkapkan melalui operasi ini diharapkan situasi keamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 terjaga.

Operasi zebra ini memiliki berbagai tujuan. Pertama, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.
“Kemudian meminimalisasi pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas, serta menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,” Ujarnya

Menurut data kecelakaan Ditlantas Polda Banten yang dilansir dari Bidhumas Polda Banten pada tahun 2017 tercatat ada 1.728 kecelakaan terjadi, korban Meninggal Dunia 791 orang, Luka Berat 341 Orang dan Luka Ringan 1.730 .

Hingga hari ke 8 Operasi Zebra kalimaya 2018, Pengendara sepeda motor masih mendominasi pelaku utama dalam pelanggaran lalu lintas. Hal itu .berdasarkan data evaluasi delapan hari berjalannya Operasi Zebra kalimaya 2018 yang digelar oleh Polda Banten dan Polres jajaran. Berdasarkan data, dari 8.737 pelanggar yang telah ditilang, bahwa Pengguna motor masih dominan, berjumlah 7.531, Mobil Penumpang 776, Mobil Barang 390, Bus 37 dan Kendaraan Khusus sebanyak 3 Tilang.

Untuk jenis berdasarkan pelanggar lalu Lintas, kebanyakan karyawan dan pekerja swasta, sebanyak 6.204 orang, Mahasiswa/Pelajar 1.434 orang, pengemudi 519, PNS 476 orang, ” ujar Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Banten, AKBP Setia Sikumbang. Selaku ka anev ops zebra kalimaya 2018.

Sementara itu, jika melihat perbandingkan data pelanggar lalu lintas yang di tindak dengan tilang pada Operasi Zebra 2017 sampai hari ke delapan berjumlah 10.873, sedangkan hari ke delapan ops zebra 2018 berjumlah 8.737 dan mengalami penurunan sebesar 20 persen.

Adapun jenis pelanggaran lalu lintas yang paling banyak terjadi yaitu penggunaan Helm sebanyak 2.140 pelanggar, melawan arus sebanyak 568 pelanggar, Penggunaan HP saat berkendara 20 pelanggar, Berkendara di bawah umur 31 pelanggar. dan untuk kendaran R4 penggunaan safety belt sebanyak 429 tilang. ( SBS02/Bidhumas Polda Banten)

You might also like
Comments
Loading...