Lebak Diguncang 11 Kali Gempa Beruntun

Lebak (08/06/2019), Satubanten.com – Gempa Bumi dengan kekuatan 4 Magnitudo  mengguncang bagian Barat Daya Lebak (Sumur), Senin (08/06). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) Wilayah II mengatakan bahwa pusat gempat berada pada koordinat 7.10 LS dan 106.07 BT dan  berada di laut pada jarak 62 km Barat Daya  Lebak pada kedalaman 17 Km.

Gempa tersebut terasa hingga di 28 Kecamatan yakni Banjarsari, Bayah, Bojongmanik, Cibadak, Cibeber, Cigemlong, Cihara, Cijaku, Cikulur, Cileles, Cilograng, Cimarga, Cipanas, Cirinten, Curug Bitung, Gunungkencana, Kalanganyar, Lebakgedong ,Leuwidamar, Maja, Malingping, Muncang, Panggarangan, Rangkasbitung, Sajira, Sobang, Wanasalam, dan Warunggunung.

Sementara itu, Erwin Komara S. salahseorang warga Sawarna mengatakan bahwa dirinya merasakan 11 kali guncangan sejak terjadi gempa perta,ma sekitar pukul 01.00 WIB. Ia mengatakan bahwa guncangan terakhir terasa sekitar pukul 06.00 WIB.

“Samapi saat ini sekitar 11 kali guncangan terasa. Terakhir tadi pagi sekitar jam 6. Cuma kalau yang paling besar itu kerasa yang semalam itu, yang katany 4 skal ritcher itu, kalau gempa yang lain tidak sebesar yang semalam itu,” tuturnya.

BACA JUGA : Jadi Wilayah Berpotensi Bencana, BMKG Pasang Menara Info Gempa Di Pandeglang

BMKG melalui release resminya mengatakan bahwa guncangan dirasakan di wilayah Cigaru, Waluran dan Jampang Kulon (Kab. Sukabumi) dengan kekuatan  II-III MMI yang berarti Getaran dirasakan oleh beberapa orang. Dampak lain yang ditimbuh=lkan yakni benda-benda ringan yang digantung bergoyang.  BMKG juga mengatakan bahwa dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meski aktivitas gempa terasa hampir 11 kali, namun ewrwin mengatakan bahwa masyarakat sekitar masih relatif tenang. Karena dampak yang ditimbulkan tidak terlalu besar dan guncangan gempa juga hanya dirasakan oleh beberapa orang saja.

“Kalau masyarakat disini sih masih relatif aman terkendalai. Soalnya itu kan gempanya juga kerasanya sama kita-kita aja yang lagi santai. Kalau istilahnya orang sini mah lindu saja, kalau yang lagi kerja dan aktivitas biasanya nggak kerasa,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...