Laz Harfa dan Caritas Australia Gelar Focus Grup Disscusion (FGD), Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Pelosok Desa

Pandeglang (16/06/2019), Satubanten.com – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harfa dan Caritas Australia mengunjungi enam desa di pelosok Pandeglang, Banten. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengadakan Focus Grup Disscusion (FGD) bersama sejumlah masyarakat dampingan. FGD tersebut merupakan langkah evaluasi dan memonitoring program Desa Harapan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kunjungan dilakukan selama lima hari yaitu hari Senin (10/6/19) hingga hari Minggu (16/6/19). Desa yang dikunjungi antara lain Desa Waringinjaya, Cigeulis, Desa Sorongan, Cibaliung, Desa Kertaraharja, Sobang, Desa Curug, Cibaliung, Desa Ciodeng, Sindangresmi, dan Desa Bojong Manik, Sindangresmi.

Pembahasan FGD kali ini lebih terfokus pada program-program peningkatan ekonomi masyarakat, baik melalui kegiatan Kelompok Keuangan Mikro (KKM) maupun Pemanfaatan Lahan Pekarangan (PLP). FGD ini dipimpin langsung oleh Raisa Divania selaku Field Facilitator dari LAZ Harfa.

Secara umum proses FGD berjalan dengan baik, antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam melakukan diskusi. Hal ini terlihat dari aktifnya peserta FGD dalam menyampaikan permasalahan, manfaat program, dan saran untuk bisa lebih meningkatkan perekonomian.

BACA JUGA : LAZ Harfa Banten Gelar Buka Bersama di Pelosok Desa

Selain itu, program yang telah dijalankan seperti Kelompok Keuangan Mikro (KKM) ini telah banyak dirasakan manfaatnya terlebih oleh mereka-mereka yang dianggap rentan, seperti para orang tua dan janda. Melalui KKM, masyarakat bisa menabung dan mempunyai modal untuk bisa memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri. Sedangkan kegiatan PLP dirasakan banyak manfaatnya karena selain dapat memanfaatkan lahan pekarangan, bisa juga menambah pemasukan dan mengurangi pengeluaran.

Indah Prihanande selaku Direktur LAZ Harfa mengungkapkan bahwa program Desa Harapan telah berjalan di sembilan Desa dampingan di pelosok Banten khususnya Pandeglang dan bermitra dengan Caritas Australia. Program ini sebagai bentuk komitmen LAZ Harfa dalam memberdayakan masyarakat rentan untuk bisa lebih baik lagi khususnya segi ekonomi maupun juga kesehatan.

“Selain program KKM dan  PLP, sebelumnya kami telah membantu lebih dari 50.000 warga agar tak lagi Buang Air Besar sembarangan, dan sekarang kami akan lebih fokus agar mereka memiliki kemampuan di kakinya sendiri untuk bisa memenuhi dan meningkatkan perekonomian keluarganya,” kata Indah.

Dalam kunjungan tersebut, Ranmal Samarawickrama selaku Bagian Monitoring dan Evaluasi Caritas Australia juga merasa senangn bisa bertemu dengan kelompok masyarakat yang begitu antusias untuk bisa hidup lebih baik. Ia juga sangat terinspirasi dengan LAZ Harfa karena lembaga ini begitu komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat desa di pelosok Banten ini.

BACA JUGA : Laz Harfa Terus Tebar Semangat Ramadhan Kepada Penyitas Tsunami

Sementara itu, Santi, salah satu masyarakat Desa Dampingan Sorong mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada LAZ Harfa dan Caritas Australia yang telah berkunjung dan melakukan diskusi. Ia merasa pemikirannya semakin terbuka dan bersemangat untuk bisa mendongkrak keterbatasan dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki masyarakat setempat.

“Memang sebelum adanya LAZ Harfa dan Caritas Australia kami belum paham apa itu pentingnya menabung dan juga memanfaatkan apa yang kita miliki. Tapi sekarang melalui program pemberdayaan Desa Harapan kami berubah ke arah yang lebih baik, kemandirian kami tumbuh. Program KKM (Kelompok Keuangan Mikro) dan PLP (Pemanfaatan Lahan Pekarangan) sangat membantu sekali dalam meningkatkan perekonomian kami disini, menambah modal usaha kami, membuat kami lebih percaya diri dan tentu membuat kami punya harapan untuk masa depan nanti,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...