LAZ Harfa dan Caritas Australia Gelar Focus Group Disscusion Di Pelosok Pandeglang

Pandeglang (17/6/2019) Satubanten.com – LAZ Harfa dan Caritas Australia mengunjungi enam desa di pelosok Pandeglang, Banten dan mengadakan Focus Grup Disscusion (FGD) bersama sejumlah masyarakat dampingan untuk mengevaluasi dan memonitoring program Desa Harapan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kunjungan dilakukan selama lima hari, dari tanggal  10 – 16 Juni 2019.  Desa yang dikunjungi adalah Desa Waringinjaya, Cigeulis, Desa Sorongan, Cibaliung, Desa Kertaraharja, Sobang, Desa Curug, Cibaliung, Desa Ciodeng, Sindangresmi, dan Desa Bojong Manik, Sindangresmi.

Focus Grup Disscusion lebih terfokus membahas program-program peningkatan ekonomi, baik kegiatan Kelompok Keuangan Mikro (KKM) dan Pemanfaatan Lahan Pekarangan (PLP). FGD ini dipimpin langsung oleh Field Facilitator dari LAZ Harfa.

Proses FGD berjalan sangat baik, antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam melakukan diskusi, hal ini terlihat dari aktifnya peserta FGD dalam menyampaikan permasalahan, manfaat program, dan saran untuk bisa lebih meningkatkan perekonomian.

Selain itu, program yang telah dijalankan seperti KKM telah banyak dirasakan manfaatnya terlebih oleh mereka-mereka yang dianggap rentan, seperti para orang tua dan janda. Dimana masyarakat rentan merasakan manfaat bisa menabung dan mempunyai modal untuk bisa memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri. Sedangkan kegiatan PLP dirasakan banyak manfaatnya karena selain dapat memanfaatkan lahan pekarangan, bisa juga menambah pemasukan dan mengurangi pengeluaran.

Indah Prihanande selaku Direktur LAZ Harfa mengungkapkan bahwa program Desa Harapan telah berjalan di sembilan Desa dampingan di pelosok Banten khususnya Pandeglang dan bermitra dengan Caritas Australia. Program ini sebagai bentuk komitmen LAZ Harfa dalam memberdayakan masyarakat rentan untuk bisa lebih baik lagi khususnya segi ekonomi maupun juga kesehatan.

“Selain program KKM dan PLP, sebelumnya kami telah membantu lebih dari 50.000 warga agar tak lagi BAB Sembarangan, dan sekarang kami akan lebih fokus agar mereka memiliki kemampuan dikakinya sendiri untuk bisa memenuhi dan meningkatkan perekonomian keluarganya.” Tambah Indah

Dalam kunjungannya, Ranmal Samarawickrama selaku Bagian Monitoring dan Evaluasi Caritas Australia juga mengungkapkan rasa senangnya bisa bertemu dengan kelompok masyarakat yang begitu antusias untuk bisa hidup lebih baik, serta sangat terinspirasi dengan LAZ Harfa karena lembaga ini begitu komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat desa di pelosok Banten ini”

Santi, salah satu masyarakat Desa Dampingan Sorong mengungkapkan rasa terimakasih kepada LAZ Harfa dan Caritas Australia yang telah berkunjung dan melakukan diskusi, ia merasa pemikirannya semakin terbuka dan bersemangat untuk bisa mendongkrak keterbatasan dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki masyarakat setempat.

“Memang sebelum adanya LAZ Harfa dan Caritas Australia kami belum paham apa itu pentingnya menabung dan juga memanfaatkan apa yang kita miliki, tapi sekarang melalui program pemberdayaan Desa Harapan kami berubah kearah yang lebih baik, kemandirian kami tumbuh, program KKM (Kelompok Keuangan Mikro) dan PLP (Pemanfaatan Lahan Pekarangan) sangat membantu sekali dalam meningkatkan perekonomian kami disini, menambah modal usaha kami, membuat kami lebih percaya diri dan tentu membuat kami punya harapan untuk masa depan nanti.” Ujar Santi. *** (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...