Lautan Sampah Di Muara Karangantu Kota Serang

Serang, (07/09/2018) Satubanten.com – Muara atau sungai yang mengalir menuju laut teluk Banten yang terletak di Karangantu, Kecamatan Kasemen Kota Serang, terlihat begitu kumuh dan tampak tumpukan sampah yang membentuk pulau tepat di bawah jembatan, tepatnya di belakang Pasar Karangantu.

Sampah-sampah tersebut bahkan sudah mengendap hingga ke dasar sungai, yang mengakibatkan pendangkalan. Membuat beberapa nelayan di Karangantu kesulitan untuk melaut. “Kalo mau keluar ke laut kita nggak pake gas, biarin aja jalan sendiri perahunya. Soalnya banyak sampah sama bambu yang keluar. Bahaya kalo sampe kena bawah perahu, bisa bocor,” kata Muhaimin, salah satu nelayan rajungan di Karangantu.

Terlepas dari banyaknya sampah yang terbawa arus, setidaknya pemerintah harus tetap memantau area tersebut. Karena sekarang ini, Teluk Banten menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup diminati para wisatawan. Seperti wisata Pantai Gope dan beberapa pulau yang tak jauh dari dermaga Karangantu.

Selain itu, Anto seorang warga pengumpul kerang mengatakan, kalau penumpukan sampah tersebut karena tidak adanya tempat pembuangan sampah. Sehingga masyarakat membuangnya di pinggiran sungai. “Iya itu terbawa arus, setiap habis hujan pasti banyak sampah,” katanya.

Hal ini tentu saja sangat mengganggu, apalagi bagi masyarakat dan wisatawan yang hendak berlibur menikmati masa liburannya. Bahkan air sungai yang seharusnya berwarna cerah pun berubah menjadi hitam pekat akibat limbah rumah tangga dan oli kapal nelayan yang bocor.

Masyarakat berharap untuk pemerintah setempat maupun dinas terkait cepat menanggapi permasalahan sampah yang terjadi. Karena bukan hanya disatu titik saja penumpukan sampah terjadi, tetapi ada dibeberapa titik jalan lainnya.

Apabila sampah masih tetap menumpuk setidaknya pemerintah menyiapkan banyak tempat pembuangan sampah disetiap sudut jalan, agar masyarakat sadar akan kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan tentunya terhindar dari berbagai penyakit. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...