Lagi Selfie, Mahasiswa Asal Lampung Tersapu Ombak Pulo Manuk

LEBAK, Satubanten.com — Nasib nahas menimpa 4 mahasiswa yang sedang berwisata di kawasan wisata Pulomanuk Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 17.30 WIB.

Mumu Mahmudi, Ketua Balawista Lebak saat dikonfirmasi membenarkan adanya kabar tersebut. Ia menuturkan bahwa mahasiswa yang sedang berwisata tersebut awalnya nekat memasuki kawasan wisata.

“Kabarnya keempat mahasiswa itu nekat masuk ke lokasi tidak melalui pintu depan, padahal lokasi wisata Pulomanuk ini masih dalam keadaan tutup,” tuturnya.

Keempat mahasiswa tersebut yakni Muhamad Aulian Hidayat (21) asal Bandar Lampung, Ferdianasfatan (20) asal Rangkasbitung Timur, Alfian Eka Kurniawan (19) asal Cibubur, Jakarta dan Muhamad Jafar Asidik (19) asal Jawa Tengah.

Keempat mahasiswa ini diperkirakan memasuki lokasi wisata pada pukul 16.35 WIB. Mereka kemudian melakukan foto selfie di Batu Karang salah satu objek wisata wisata Pulomanuk.

Posisi Muhamad Aulian Hidayat dan Ferdianasfatan berada di ujung Batu Karang sedangkan 2 orang lainnya berada di dekat pantai.

Ombak besar kemudian menerjang Batu Karang tersebut. Sontak Muhamad Aulian Hidayat  dan Ferdianasfatan  tersapu ombak dan hanyut ke laut.

Beruntung Ferdianasfatan dapat diselamatkan oleh salah seorang temannya dan warga. Sedangkan Muhamad Aulian Hidayat hanyut terbawa ombak dan hingga kini belum diketahui nasibnya.

Febbi salah seorang tim dari Airud saat dikonfirmasi dari lokasi kejadian melaporkan bahwa hingga saat ini ketiga korban yang selamat telah dibawa oleh Polsek Bayah untuk dilakukan perawatan. Ia mengatakan bahwa salah seorang korban merupakan kerabat dari seorang petugas Polsek Bayah.

“Kalau tadi sih dibawa sama mobil polsek, soalnya katanya yang salah satu korbannya itu yang dari Rangkas masih saudara yang dari Polsek,” tuturnya.

Sementara itu hingga saat ini masih dilakukan pencarian korban atas nama Muhamad Aulian Hidayat. Namun demikian proses pencarian hanya berkisar pada area sekitar tempat kejadian.

“Untuk saat ini tim yang standby di lokasi ada dari Airud, Balawista, Basarnas, dan dari warga. Proses pencarian saat kami lakukan hanya penyisiran di sekitar lokasi. Sedangkan untuk pencarian menyeluruh akan dilakukan esok hari,” pungkasnya. (MIH/SBS)

 

You might also like
Comments
Loading...