Kota Serang Anggarkan Rp9,5M Untuk Atasi Kemacetan Terowongan Kaligandu

Serang, SatuBanten- Pemerintah Provinsi Banten memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kota Serang Anggaran APBD 2015 sebesar Rp75,85 miliar. dari jumlah itu, sebanyak Rp9,5 miliar diperuntukkan untuk mengatasi kemacetan di terowongan Kaligandu.

Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Serang Dadan Supriyatna mengatakan, anggaran senilai Rp9,5 miliar itu digunakan untuk dua kegiatan guna pembangunan frontage Kaligandu-Unyur. “Pertama untuk peningkatan jalan yang sudah ada. Panjangnya 1.500 meter dengan lebar enam meter dari lebar yang sekarang hanya tiga meter. Anggarannya senilai Rp2,5 miliar,” ujar Dadan saat konfirmasi SatuBanten.com, Rabu (17/12/14).

Sementara itu. lanjut Dadan, ada anggaran senilai Rp7 miliar yang diperuntukkan pembebasan lahan guna melanjutkan pembangunan jalan frontage tersebut. Sebab, saat ini akses jalan dari Kaligandu-Unyur belum semua dimiliki Pemkot. Rencananya, panjang lahan yang akan dibebaskan, yakni 1.400 meter dengan lebar sepuluh meter. Lahan yang bakal dibebaskan Pemkot itu ada yang masih merupakan lahan milik warga, tetapi ada juga yang milik pengembangan perumahan.

“Jadi, pembebasan lahan ini untuk melanjutkan pembangunan jalan yang akan dilakukan tahun depan. Nanti untuk pembangunan fisik sampai ke Unyur-nya akan dilakukan 2016. Jadi, pembangunan frontage Kaligandu-Unyur akan dilakukan dua tahap,” ujar dia.

Kata dia, pembangunan frontage Kaligandu-Unyur dilakukan untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di terowongan Trondol. Dengan adanya frontage tersebut, masyarakat dapat menggunakan jalur itu sebagai jalan alternatif menuju pusat Kota Serang, terangnya. (BSB/005)

You might also like
Comments
Loading...