Korea Bangun Pabrik Sel Baterai di Indonesia

Jakarta, SatuBanten – Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) melakukan penandatangan (MoU) kerja sama investasi industri sel baterai antara Konsorsium Korsel dengan Pemerintah Indonesia dan PT. Industri Baterai Indonesia (IBI), Rabu 28 Juli 2021.

Seremoni penandatanganan dilakukan secara hybrid antara Jakarta dan Seoul. Penandatanganan MoU dilakukan oleh CEO LG Energy Solution, Kim Jonghyun dan CEO Hyundai MOBIS, Sung-Hwan-cho mewakili pihak Konsorsium Korsel. Sementara pihak Indonesia diwakili Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia dan Dirut PT. IBI, Toto Nugroho. Penandatanganan MoU disaksikan oleh Duta Besar RI dan Wamen BUMN I.

“Ini merupakan langkah maju bagi kedua negara dalam mencari solusi alternatif dalam hal energi,” ungkap Bahlil.

Penandatanganan MoU ini turut difasilitasi oleh Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Seoul.

Dalam sambutannya, Duta Besar Umar Hadi mengucapkan selamat dan rasa bahagia atas ditandatanganinya MoU kerja sama investasi industri sel baterai antara Konsorsium Korsel dan Indonesia.

“MoU ini merupakan hasil manis yang dipetik dari proses negosiasi yang telah berlangsung cukup lama. Diharapkan kerja sama tersebut berkelanjutan untuk mendukung transformasi Indonesia menjadi negara maju dalam pengembangan industri bernilai tambah,” ujarnya.

Berdasarkan MoU ini, akan dibangun pabrik sel baterai di Kawasan Industri Baru Karawang dengan nilai investasi USD 1,1 miliar. Pabrik akan menempati lahan seluas 33 hektar dan menyerap kurang lebih 1.000 tenaga kerja.

Menurutnya, pabrik akan memiliki kapasitas produksi sel baterai mencapai 10 GWh dan direncanakan mulai berproduksi pada semester pertama 2024.

Realisasi investasi FDI Korsel ke Indonesia pada Semester-1 tahun ini mencapai USD 1,1 miliar, menjadikan Korsel masuk dalam Top-5 FDI countries setelah Singapura, Hongkong, RRT, dan Belanda. (SBS/009)

You might also like
Comments
Loading...