Komnas HAM Kunjungi KPU Banten Bahas Hak Pilih Warga Baduy Pada Pemilu 2019

Serang (20/3/2019) Satubanten.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten Kedatangan tamu Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin beserta dengan rombongan.

Dalam kunjungan itu, Amiruddin mengatakan penyelenggaraan pemilu harus dilakukan dengan kehati-hatian karena menyangkut hak konstitusional seseorang sebagai pemilih.

Beberapa hal yang menjadi bahasan salah satunya terkait hak pilih masyarakat adat Baduy dan update kondisi pasca tsunami Banten.

Menurut Ketua divisi data dan informasi KPU Banten Agus Sutisna, sejauh ini KPU terus berkomitmen melindungi hak pilih warga.

“Kami sudah sepahaman, solid dan berkomitmen menjaga hak pilih seseorang, upaya terus dilakukan hingga kami menyediakan TPS khusus bagi pemilih pindahan (DPTb),” ujar Agus dikantor KPU Banten, Selasa (19/3).

Agus menjelaskan kondisi masyarakat Baduy yang terdiri dari Baduy Luar dan baduy Dalam. Adapun yang terdata sebagai pemilih hanyalah baduy Luar.

“Orang Baduy dalam ini jangankan dibujuk, dipaksa juga tidak mau untuk memilih, tapi sejauh ini usaha kita terutama KPU Lebak sudah optimal mengusahakan Baduy berpartisipasi dalam memilih,” kata Agus.

Sementara itu, untuk daerah yang terkena dampak tsunami, menurut data dari KPU Kabupaten Pandeglang, pemilih yang meninggal akibat tsunami di Pandeglang berjumlah 92 orang dan dipastikan hingga penyusunan DPTb terakhir, tidak ada penggabungan atau penambahan TPS di Pandeglang. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...