Kisah Agus Membuka Bengkel Knalpot di Kota Serang

Serang – Tamu SatuBanten pagi ini adalah seorang entrepreneur spesialis knalpot yang telah bergelut sejak tahun 1997 dengan spesialis Knalpot mobil. Kami mengundang Agus Sugiharto untuk berbagi pengalaman dalam bincang Morning Tea, Senin 28 Juni 2021.

Menurut Agus, mobil membutuhkan pemeliharaan dan perawatan. Knalpot merupakan salah satu onderdil yang harus mendapat perhatian khusus dalam pemeliharaannya.

Agus pemuda asal Kebumen mengambil kesempatan ini untuk membuka bengkel spesialis knalpot di Kota Serang pada tahun 1997. Agus bercerita awalnya ia ikut ke Tangerang menjadi ‘kenek’ di bengkel knalpot yang ada di Kota Tangerang.

Dirinya 5 tahun bergelut ikut dengan sang majikan yang memiliki bengkel knalpot sejak 1992 hingga 1996 dan akhirnya pindah ke Serang dengan status masih menjadi montir di bengkel knalpot.

Pada tahun 1997, dirinya memberanikan diri membuka bengkel knalpot dengan brand “Jogja Knalpot’ di kawasan Cipete. Dirinya bercerita bahwa awalnya ia menggadaikan BPKB sepeda motornya ke salah satu bank swasta dan menpadat pinjaman sebesar 5 juta rupiah dengan masa pengembalian selama 1 tahun.

Agus bercerita bahwa awalnya ia harus jatuh bangun membangun bengkel sendiri. Mulai dari ngontrak tempat usaha, promosi dengan menyebar brosur di lampu merah hingga ia harus membawa bekal sendiri dari rumah untuk makan siang serta mengendarai sepeda dari rumahnya di kawasan RSS Pemda Cipocok ke Cipete.

“Saya merasakan awal usaha saya saat itu merupakan perjuangan tersendiri karena harus memikirkan membayar sewa tempat, mencari pelanggan baru sampai harus membeli bahan baku ke Jakarta. Jangan pernah gengsi memulai sesuatu usaha yang halal,” ujar Agus.

Agus bercerita bahwa dirinya hanya menempuh pendidikan sampai kelas 1 STM di Kebumen. Saat sekolah ia hanya berpikiran akan membantu keuangan orang tua dengan bekerja.

“Waktu awal berhenti sekolah saat kelas 1 STM, saya membantu orang tua bekerja dengan menjaga toko milik orang tua di kampung hingga memutuskan merantau ke Tangerang,” ujar Agus.

Awal kerja dengan orang di bengkel knalpot di Tangerang, dirinya hanya membantu montir saat memperbaiki atau mengganti knalpot.

“Pokoknya niat saya ingin belajar. Saya harus bisa kelak nanti membuka usaha sendiri,” ujar Agus mengenang saat pertama memulai usaha.

Saat menjadi bos bagi usaha miliknya di Cipete, ia berusaha menabung dan memisahkan laporan keuangan milik bengkel dengan ‘setoran’ ke sang isteri.

“Sejak awal saya berusaha menabung dan berpikir agar kelak nantinya tidak perlu mencari pinjaman bank lagi,” ujar Agus.

Agus membuktikan bahwa selama setahun dirinya menjadi nasabah yang baik dengan menyertor tepat waktu setiap bulan agar pinjaman modalnya bisa lunas di Bank Swasta.

“Selama setahun, akhirnya pinjaman modal saya bisa lunas. Lumayan sekarang omzet saya sekitar 15-17 juta perbulan dan lebih ramai jika bulan ramadhan sampai idul fitri,” ungkap Agus.

Agus mengutarakan bahwa memberikan layanan lebih kepada akan membuat pelanggan merasa istimewa. Layanan yang unik membuat pelanggan teringat akan bengkelnya.

“Saya sebisa mungkin akan memberikan layanan kepada setiap pelanggan walau sekecil apapun,” ujar Agus.

Lebih lanjut Agus bercerita bahwa tenaga mekanik adalah sumber daya manusia yang sangat penting dalam bisnis bengkel. Montir yang mumpuni menjadi penentu kesuksesan usaha bengkel knalpot. Jika pelanggan puas, bengkel bisa menjadi semakin mudah berkembang.

Bengkel milik Agus beralamat di Jl. KH Sochari, Kidang – Kota Serang, Banten menjadi salah satu pilihan servis knalpot di Banten. Bengkel tersebut juga buka pukul 08.00 WIB-17.00 WIB.

Selama ini promosi yang dilakukan dengan cara manual menyebar brosur. Agus mengutarakan bahwa bengkelnya menyediakan beragam jenis knalpot, mulai dari tipe standar hingga variasi dengan harga beragam.

Bagi Anda yang tertarik untuk tahu seluk-beluk usaha bengkel knalpot milik Agus bisa menghubungi nomor Whatsapp 0813.1786.0634 atau atau datang langsung ke bengkel beliau.

Saat ini Agus tinggal bersama sang isteri di RSS Pemda Cipocok dengan dua anak. Anak pertama beliau saat ini telah bekerja di salah satu dealer sepeda motor di Cipete dan anak kedua beliau saat ini masih menempuh pendidikan Ahli Gizi di salah satu kampus Jogjakarta.

Untuk aktifitas sosial kemasyarakatan, Agus saat ini aktif di Arisan Pemilik Bengkel Knalpot yang terdiri dari 10 bengkel knalpot di Serang yang menjadi forum silaturahmi dan bertukar informasi. (***)

You might also like
Comments
Loading...