Khawatir Bangunan Rubuh, Pedagang PKL Pasar Rau Enggan Pindah Ke lantai Atas

Serang (3/9/2019) Satubanten.com- Sejumlah Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang merasa khawatir bangunan lantai dua dan tiga pedagang akan runtuh. Pasalnya ada beberapa bagian tembok yang sudah retak dan lantainya pun rusak.

Hal ini dikatakan oleh Rudi seorang pedagang sayur di Pasar Rau.  Ia mengatakan, gedung bangunan yang akan dijadikan lokasi relokasi pedagang tersebut sudah terlalu lama tidak terpakai dan tak terurus. “Bangunannya kan sudah lama, sudah engga diurus dari pertama dibangun. Ini juga ada beberapa bagian tembok yang retak. Lantainya juga pada rusak,” ujarnya, Selasa (2/9).

Selain itu, lokasi pedagang hamparan yang berada di lantai tiga pun tergenang air, bila hujan turun. “Bagian atas itu banjir kalau hujan, banyak genangan air. Terus kan panas juga kalau siang, kalau dilihat kurang layak sih, kecil-kecil juga luasnya,” imbuh Rudi.

Ditempat berbeda, seorang pedagang buah Safei(39), mengaku sempat berjualan di lantai dua hingga akhirnya kembali turun kebawah karena kurangnya minat pembeli. “Saya sempet dua tahun diatas, tapi karena engga laku, akhirnya turun kebawah. Yang belanja pada engga mau naik keatas,” ucapnya.

Terkait bangunan, Direktur Utama PT Pesona (Pengembang Pasar Rau) Ovi Hurotunnufus mengatakan, bangunan tersebut kuat hingga 50 tahun. Gedung tersebut, kata dia, dibangun oleh Wijaya Karya (Wika) . Terhitung sejak dibangunnya tahun 2004, masih ada sisa waktu sekitar 35 tahun lagi.

“Insya Allah aman, karena kan ini dibangun oleh Wika. Kekuatan bangunannya itu kalau diukur sekitar 50 tahun. Sedangkan ini baru dibangun tahun 2004, jadi masih layak dan aman. Dan kami pun tidak mengizinkan truk naik keatas untuk bongkar muat barang. Kami batasi,” ujarnya. (SBS02)

You might also like
Comments
Loading...