KH. Sadeli Karim, Lc Gelar Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) Berasama Yayasan Pendidikan Islam Pangawati

Pandeglang ( 04/02/19), satubanten.com –  Anggota MPR RI, KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc memulai Dengar Pendapat Dengan Masyarakat (DPM) yang bertema  “Sistem Ketatanegaraan Indonesia dan pelaksanaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945”, beliau menyampaikan bahwa system ketatanegaraan Indonesia menganut ajaran Trias Politica Montesquieu.

“Sistem ketatanegaraan Republik Indonesia menurut UUD 1945, tidak menganut suatu sistem dari negara manapun, tetapi adalah suatu sistem khas menurut kepribadian bangsa Indonesia, namun sistem ketatanegaraan Republik Indonesia tidak terlepas dari ajaran Trias Politica Montesquieu. Ajaran trias politica tersebut adalah ajaran tentang pemisahan kekuasaan negara menjadi tiga yaitu Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif”. Ujar KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc.

Dalam diskusi yang berlangusng salah satu pertanyaan yang diajukan oleh peserta yakni mengenai implementasi dari undang-undang dasar tersebut dimana masyarakat merasa bahwa UUD belum benar-benar diterapkan sebagaimana mestinya, keadilan sosial belum dirasakan bagi seluruh rakyat. keadilan hanya bisa dirasakanbagi mereka yang hanya memiliki uang.

Suasana diskusi sangat hangat karena banyak juga peserta yang masih belum mengetahui system ketatanegaraan Indonesia sehingga ketua yayasan merasa sangat bersyukur dan berterimakasih kepada KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc. Selaku Anggota MPR RI Yang telah mengadakan Dengar Pendapat bersama yayasannya dan masyarakat sekitar.

“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih telah mengadakan dengar pendapat bersama yayasan Yayasan Pendidikan Islam Pangawati beserta masyarakat sekitar, dengan adanya kegitan ini masyarakat menjadi tahu bagaimana system ketatanegaraan Indonesia dan dapat sama-sama memajukan Negara ini”. Ujar Bapak Abdul Aziz wakil ketua Yayasan YPI Pangawati.

Dengar Pendapat dengan Masyarakat bertempat di  desa Suka Jadi, Kec. Cibaliung Kab. Pandeglang, dihadiri oleh Pengurus Yayasan, dewan guru, wali murid dan warga sekitar.(sbs014)

You might also like
Comments
Loading...