Kepemimpinan Era Disrupsi

Oleh : Muhamad Fadli, Presiden Mahasiswa Untrita 2018, Ketua Departemen Kebijakan Publik Kammi Wilayah Banten 2019

Serang (21/06/2019) SatuBanten. News – Kepemimpinan merupakan pilar utama dalam menggerakkan turbin peradaban. Kriteria yang bersemai dalam kata kepemimpinan tentu mengenai karakter yang mampu mempengaruhi orang-orang di sekitarnya. Role model utama dalam hal kepemimpinan tentu melihat kepribadian yang ada di dalam diri Rasulullah SAW sebagai teladan Universal di seluruh dunia. Gerak-gerik, pesan yang terkandung dalam lisan adalah panutan bagaimana kita memiliki parameter seorang pemimpin sejati. Tingkat kepemimpinan yang dimiliki oleh Rasulullah SAW menjadikannya seorang Al-amin atau orang yang terpercaya yang mampu menjadi keteladanan dari orang-orang yang dipimpinnya.

Ibarat sebuah kapal tentu memiliki nahkoda yang handal, menggerakkan ABK untuk keluar dari badai yang besar dan tetap bertahan sampai matahari memancarkan sinar kedigdayaannya dan bintang berkilau bisa terlihat kembali. Sifat dan mentalitas kepemimpinan terlahir dari pengalaman dan kesulitan yang dihadapi oleh seorang manusia, realitas yang dibenturkan oleh mentalitas seorang manusia bisa menjadikannya belajar dan bertindak bagaimana bisa menghadapi masalah yang dideritanya.

Kepemimpinan tidak terikat dengan jabatan struktural sebagai pimpinan, kepemimpinan adalah karakter, seni dan tindakan yang dapat menggerakkan orang di sekelilingnya. Perspektif yang bisa kita lihat dalam seorang pemimpin ialah menciptakan suasana yang bisa menetapkan satu tujuan yang jelas, objektif dan melihat masa depan. Pemimpin hadir memberikan penawaran, jiwanya yang memiliki sifat kepemimpinan memberikan suasana berbeda dalam segala aspek karena pemimpin hadir sebagai penentu dan pembawa arah tujuan.

Pembahasan mengenai kepemimpinan berbicara tentang diri dan pandangan secara komprehensif dari sebuah masalah, menganalisa masalah sebelum bertindak dan bertindak dari sebuah pemahaman dan keilmuan yang dimiliki. Seorang pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan tentu belajar dari pengalaman dan tidak menegasikan bagaimana mereka meniru dari anasir-anasir sejarah seorang ksatria, bagaimana jiwa dan raganya kuat mengakar dan sikapnya membumi dan namanya harum seantero dunia. Kepemimpinan itu hadir membawa perubahan, hasilnya membawa keberkahan dan pengabdiannya hanya demi mencari kesejahteraan yang paripurna.

Globalisasi dan arus westernisasi pada zaman millenial ini memberikan sebuah diskursus bagaimana menciptakan kepemiminan berkarakter dan bisa mengemban amanah yang diberikannya. Teknologi memberikan kecenderungan adanya perubahan sosial diantara remaja di Indonesia, disintegrasi sosial ini memberikan dampak mentalitas kaula muda yang menciptakan sebuah lingkungan tidak berkualitas dan tidak peduli terhadap dunia di sekelilingnya serta mudah terpecah belah di tengah masyarakat.

Dihadapkan pada kondisi krisis eksistensial dimana kita dilanda krisis intelektual, moral serta spiritual. Pembinaan dan pendidikan pertama dalam keluarga harus diperhatikan untuk menghasilkan masyarakat masa depan yang berkualitas. Jiwa kepemimpinan akan hadir dalam diri seseorang karena kesadarannya untuk mengubah kondisi, diterpa oleh masalah dan mengelolanya menjadi sebuah hasil yang memuaskan banyak pihak.

Bunga rampai tulisan ini memberikan pandangan kepada kita bahwasanya kepemimpinan dan pemimpin sangat berpengaruh pada peradaban, lahir dari perjuangan, pengabdian serta kehausannya dalam belajar dari kehidupan atau secara pengasahan intelektual membaca pada teks ilmu pengetahuan dan menerapkannya secara kontekstual.

Aktor-aktor peradaban akan lahir dengan sendirinya karena ada adagium“Setiap orang ada zamannya dan setiap zaman ada orangnya” kita menantikan jiwa kepemimpinan itu hadir dalam era disrupsi ini dan kita akan melihat peradaban untuk menjadi sokoguru masa depan dunia dan itu berasal dari Indonesia. Kita berharap pemimpin Indonesia di masa yang akan datang kuat secara intelektual, moral dan spiritual untuk menciptakan Negeri yang baik, aman dan sentosa. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...