Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Doni Munardo Kunjungi Lokasi Dampak Tsunami di Tanjung Lesung

Pandeglang, (12/01/20190)- satubanten.com- Kunjungan Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Doni Monardo ke Kabupaten Pandeglang dalam rangka melihat dampak bencana tsunami di Lokasi wisata Tanjung Lesung.

Dalam kunjungan ini beliau bersama rombongan membawa lembaga yang berkaitan dengan kebencanaan, seperti BMKG, PVMBG, Pakar Geologi LIPI dll.

Berdasarkan hasil pengamatan ahli geologi dari BNPB gelombang tsunami yang terjadi 22 Desember lalu yang terjadi di Tanjung Lesung setinggi 155 cm dan jarak 232 cm dari garis Pantai, sedangkan untuk Kec. Sumur tertinggi mencapai 3,9 m dan 272 m dari garis pantai.

Sementara itu Peneliti LIPI mengungkapkan sumber pembangkit Tsunami bisa terjadi akibat longsoran/erupsi, pergerakan lempeng Selat Sunda (Sunda Megathrust). Peneliti tersebut juga berpendapat kecenderungan ada kesalahan dalam membangun wisata sehingga tidak dapat mengurangi resiko yang ada diantaranya garis lantai dasar jangan dibuat kamar, kamar penginapan harus berada dilantai 2, 3 dan seterusnya sehingga tata ruangnya harus di atur. Setiap daerah rawan pasti ada solusi untuk mengurangi resiko sesuai sarat dan kriteria jenis pembangunan dengan memanage resiko bencana.

Kepala BNPB dalam kesempatan ini mengungkapkan kesiap siagaan harus disosilisasikan melalui kegiatan keagamaan oleh MUI sampai dengan tingkat desa, pelatihan didaerah-daerah rawan bersama bpbd dan TNI sampai dengan tingkat RT/RW, beliau pun menyarankan agar tanaman bibir pantai bisa mengurangi korban dan dampak tsunami, desa bisa mengalokasikan jalur evakuasi, mitigasi, rambu-rambu, dengan papan informasi dan pemberitahuan serta alat alat deteksi dini harus dijaga bersama-sama jangan sampai rusak apa lagi dicuri. beliu juga nengungkapkan bahwa alam tidak bisa dilawan, namun kewajiban kita semua mengurangi resiko.

BNPB juga menghimbau aplikasi INARISK di playstore untuk mengetahui info bahaya ditempat manapun. selain itu perlu latihan rutin untuk jalur evakuasi.

Dalam kesemptan ini Bupati ucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi atas langkah cepat Kepala BNPB yang baru dilantik untuk meninjau dan menentukan kebijakan yang ada. Beliau juga mengusulkan Kec. Labuan dan Panimbang agar dibangun shelter tsunami karena daerah tersebut flate dan berpenduduk padat.

Turut serta dalam rombongan Ibu Dwi Korita Kepala BMKG, Perwakilan Badan Geologi Kementerian ESDM, Bapak Gegar dari LIPI, Danrem 064 MY, Dandim 0601 Pandeglang.(Sbs/011/Rls)

You might also like
Comments
Loading...