Kenalkan Kuliner Banten, Kedai Nasi Kul-tang Buka di Serang


Serang (14/3/2020) Satubanten.com – Berawal dari banyaknya daerah di Nusantara mempunyai  kuliner khas, ide membuat makanan khas Banten pun muncul dari Chef Ranu Vhisuda.

Setelah Jogja dengan Nasi Kucing,  Cirebon dengan Nasi Jamblang, Bali dengan nasi Jenggo nya,  kini Banten akan mempunyai khas sendiri yakni Nasi Kultang, atau Nasi Kulit Tangkil

Nasi kulit tangkil (melinjo) atau dikenal dengan sebutan kul-tang digadang-gadang akan menjadi kuliner khas Banten. Sebab, kulit tangkil merupakan makanan yang sering ditemui oleh masyarakat Banten dan jarang ada di tempat lain.

“Dengan Nasi kul-tang impian kami ada dimana-mana. Tapi tempatnya ada di Kota Serang, sebagai ibukota Provinsi Banten, dan kami harap dapat menjadi makanan khas Banten,” ujarnya, usai  soft Launching Kedai Nasi kul-tang di Jl HS Khozin 10 , Bunderan Ciceri, Kota Serang, Jumat (13/3).

Nantinya Nasi berisi kulit tangkil akan dipadukan dengan, suwir ayam, oreg tempe, dan serundeng iwak (ikan) dipincuk dalam daun pisang dan dijual dengan harga relatif murah Rp 10.000.

“Ciri khas kami adalah serundeng iwak (ikan) yang terbuat dari ikan tongkol abu-abu. Memang yang kami jual itu adalah makanan khas tradisional semuanya, dan kebanyakan berasal dari daerah di Banten, termasuk Kota Serang,” ujarnya.

Untuk mengenalkan Nasi Kultang,  selama akhir Maret ini setiap pengunjung yang datang akan mendapat satu porsi nasi kul-tang secara gratis. “Promo gratis nasi kul-tang hingga akhir bulan. Selain itu Kami juga ada menu ayam, tempe, tahu dan beberapa menu lainnya. Termasuk juga baceman, seperti telur puyuh dan telur ayam,” katanya.

Untuk bumbunya sendiri, Ranu menjelaskan, seluruhnya menggunakan bumbu dasar. Seperti cabai, bawang merah, bawang putih, serai dan daun jeruk. “Kami menggunakan bahan-bahan yang segar, dan tanpa adanya bahan pengawet. Jadi kami pastikan makanan kami sehat dan highenis,” ucapnya.

Pengelola Kedai Nasi Kul-Tang, Farhan Lazuardi mengatakan, konsep dari kedai Nasi Kul-tang  lebih ke kuliner tradisional dan marketnya juga lebih luas dari pelajar hingga orang kantoran.

Namun selain menu Nasi Kul-tang ada juga menu tambahan seperti Rabeg, Nasi sumsum maupun sop buntut.  “Jadi kami juga menambah variasi menu, dan menu di kedai kami tetap sama, masih ada  “Seperti rabeg, nasi sum-sum, kemudian sayur asem dan aneka ragam ayam.

Untuk harga Nasi kul-tang  sendiri mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 20.000. Ada juga paket Meeting,  Nasi bok maupun Prasmanan.  (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...