Kemensos RI Adakan Diskusi Terkait Psikososial Pasca Tsunami Pandeglang

Pandeglang, (14/05/2019)- Satubanten.com – Direktorat Perlindungan Sosial Bencana Kementrian Sosial RI melakukan Focus Group Discussion (FGD) terkait Hasil Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang telah dilakukan oleh team LDP pasca tsunami Selat Sunda di Aula Dinas Sosial Kab.Pandeglang Selasa, (14/5/19).

Hadir dalam FGD tersebut Ibu Milly Mildawati dari STKS dan team dari Kemensos, Kepala Dinas Sosial Kab.Pandeglang Dra. Hj. Tati Suwagiharti, MM , Kabid Rehabilitasi Sosial Drs.Santosa Urip, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Hj.Yeni Herlina, S.Sos, M.Si, Para Kasi, Supervisor PKH, Pendamping PKH Sumur, Pendamping PKH Labuan, SAKTI Peksos Kab.Pandeglang, TKSK Labuan dan Tagana Kab.Pandeglang.

Kenapa perlu adanya dukungan Psikososial untuk penanganan bencana menurut Ibu Milly Mildawati konsep psikososial terdiri dari dua hal, yaitu psiko dan sosial. Kata psiko mengacu pada jiwa, pikiran, emosi atau perasaan, perilaku, hal-hal yang diyakini, sikap, persepsi dan pemahaman akan diri.

Kata sosial merujuk pada orang lain, tatanan sosial, norma, nilai aturan,system ekonomi, system kekerabatan, agama atau religi serta keyakinan yang berlaku dalam suatu masyarakat.

Psiko sosial diartikan sebagai hubungan yang dinamis dalam interaksi antara manusia, dimana tingkah laku, pikiran dan emosi individu akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang lain atau pengalaman sosial.

Jadi para penyintas bukan hanya perlu didukung secara materi akan tetapi secara psikis juga perlu dukungan. ( Sbs/011/Rls)

You might also like
Comments
Loading...