Kembali Serukan Tolak Omnibus Low, Buruh Kota Serang Padati PT. Nikomas Gemilang

Serang, (14/10/2020) Satubanten.com – Massa demonstran Serikat Pekerja Nasional (SPN) Serang Banten, pagi ini mulai memadati halaman gerbang PT. Nikomas Grmilang yang terletak di Jl. Raya Serang – Jkt, Tambak, Kecamatan Kibin, Serang, Banten, Rabu (14/10).

Pantauan Satu Banten, sejumlah Buruh yang tergabung dalam serikat sudah terlihat memadati jalan dan halaman PT. Nikomas Gemilang pada pukul 07.00 WIB.

Massa yang terdiri dari kaum buruh wanita dimana diketahui mayoritas dari pekerja PT. Nikomas  Gemilang sendiri adalah wanita, dalam kerumunan pun terlihat dua mobil pengeras suara dan satu ambulan yang siap menjaga buruh yang sedang aksi.

Massa membawa sejumlah atribut bendera dan beberapa spanduk yang bertuliskan Cabut Omnibus law, salah satu orator aksi menyebutkan banyak hak-hak para buruh dicabut dan nantinya akan membuat para buruh diperas keringatnya.

“hilangnya upah pesangaon dan jaminan yang harusnya diberikan kepada para buruh dihilangkan karna sistem kontrak disini dapat dilihat bahwa hak-hak kita dicabut dan itu merugikan para buruh” Ucap orator Yanti.

“ketika undang undang ini dilaksanakan bisa jadi kemungkinan serikat pekerja di hapuskan dan nantinya siapa yang akan meneruskan suara para buruh,” tambah yanti.

Sebagian pihak menyoroti tertutupnya pembahasan UU tersebut selama proses pembahasan bersama pemerintah.

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Serang juga Sorotan sejumlah pasal kontroversial yang dinilai akan merugikan kaum pekerja.

Gelombang aksi yang sudah digaungkan sejak Selasa (6/10/2020) hingga Kamis (8/10/2020), di banyak daerah, baik dari buruh, mahasiswa dan organisasi lainya belum bisa menemukan titik terang.

Respons Pemerintah dari berbagai aksi dan aspirasi penolakan ini dengan menyebut bahwa reaksi yang muncul karena banyaknya misinformasi soal isi RUU Cipta Kerja. Pemerintah dinilai masih belum mendengarkan keluhan dari pihak-pihak yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja.(MHS/SBS)

You might also like
Comments
Loading...