Kekerasan Etnis Kembali Pecah di India

Delhi (27/12/2014), SatuBanten – Pertikaian atas nama suku, kembali pecah di India. Sekitar 14 ribu penduduk desa-desa terpencil negara bagian Assam, India, memadati penampungan sementara yang dijaga tentara akibat teror militan Suku Bodo.

Militan Suku Bodo, yang tergabung dalam Front Nasional Demokrat Bodoland (NDFB), menyerang desa-desa terpencil di negara bagian Assam, Selasa (23/12), membunuh 70 orang dan melukai belasan lainnya.

Mereka yang selamat berbondong-bondong meninggalkan rumah-rumah mereka di distrik Adivasi Kokrajhar dan Sonitpur, ke wilayah aman.

Serangan NDFB ke desa-desa terpencil merupakan pembalasan atas operasi militer pemerintah India, yang menewaskan 30 militan dalam beberapa bulan terakhir.

Assam, yang berbatasan dengan Bhutan dan Bangladesh, sekian lama tercekik sengketa tanah antara pendatang Muslim dan komunitas Adivasi dengan Suku Bodo. NDFB menginginkan tanah terpisah untuk Suku Bodo, dan mendirikan negara sendiri.

Kepolisian Assam, Jumat (26/12), mengumumkan sulit memperkirakan jumlah pengungsi, karena para berada di desa pada siang hari, dan kembali ke kamp pengungsi pada malam hari. (Ahmad/BSB/B01)

You might also like
Comments
Loading...