Ketua Pertuni Cilegon Sesalkan Minimnya Fasilitas Atlit Disabilitas

  1. Cilegon (11/11), satubanten – Sebanyak 30 Atlit Disabilitas Kota Cilegon untuk Porprov V Banten resmi dilepas oleh pemerintah Kota Cilegon, Minggu (11/11) di rumah Dinas walikota Cilegon. Atlit – atlit tersebut nantinya akan bertanding di 5 cabang olahraga (cabor) di Porprov Banten. Namun meski dilepas oleh pemerintah kota, namun ternyata ada ketimpangan hak yang diberikan pemerintah pada para atlit.

“Jadi kalau para atlit disabilitas itu seharusnya mendapatkan hak yang sama dengan atlit lain. Sayangnya ini tidak terpenuhi,” ujar Adik Rivai selaku ketu Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Cabang Cilegon.

Dalam gelaran tersebut, sejatinya ada anggaran dana yang dialokasikan untuk pecan olahraga khusus disabilitas. Dana tersebut memang sudah disalurkan dari komisi nasional, namun dana tersebut adalah alokasi untuk pecan olahraga pelajar disabilitas. Sedangkan untuk atlit Porprov, para penyandang disabilitas ini tidak mendapatkan hak pelatihan dari pemerintah. Bahkan untuk uang saku pun menurut Adik tidak ada, hanya ada kaos saja.

“Itu dari atlit yang disabilitas akhirnya ya yang mampu saja untuk berangkat, itupun dengan biaya mandiri. Dari pemerintah kirain ada ternyata nggak ada sama sekali. Ini kan sangat disayangkan,” imbuhnya saat dihubungi melalui telpon.

Adik khawatir bahwa  ada praktik pengabaian dan deal-deal antar pengelola dana sehingga terjadi hal tersebut. Jika itu terjadi, Adik berharap akan segera ada tindak lanjut dari pemerintah terkait sehingga dapat memberikan harapan baru bagi para atlet tersebut. (IBC/SBS32

You might also like
Comments
Loading...