Kapal Ikan Korea yang Tenggelam di Rusia, Kru Terbanyak Asal Indonesia

Seoul (3/12/2014), SatuBanten – Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan mengabarkan bahwa sebuah kapal nelayan Oryong 501 terdampar di perairan dekat Rusia pada Senin (1/12) pukul 2.20 siang waktu setempat. Kapal tersebut tenggelam di sekitar semenanjung Chukotka di timur Rusia yang merupakan tepi benua Asia.

Dikutip kantor berita Yonhap, pemerintah Korea Selatan mengatakan setidaknya satu orang kru kapal tewas dan beberapa lainnya masih belum ditemukan.

Sinyal darurat dari kapal Oryong 501 dimulai pada 5.30 waktu setempat pada Senin ketika diterima layanan penyelamatan lokal. Kapal dilaporkan tidak mengirim sinyal keadaan bahaya.

Upaya penyelamatan masih dilakukan hingga saat ini. Kapal tersebut membawa 62 kru kapal termasuk seorang inspektor asal Rusia dan 11 orang Korea Selatan. Sebanyak 13 orang lainnya berasal dari Filipina dan 35 orang asal Indonesia.

Delapan orang telah ditemukan dalam kondisi hidup dan satu meninggal karena over exposure. Sementara 54 orang lainnya masih hilang.

Kementerian Luar Negeri Korsel mengatakan mereka telah meminta pemerintah Rusia untuk segera melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.

Oryong 501 merupakan kapal buatan 40 tahun lalu. Kapal seberat 1.753 ton itu dioperasikan oleh perusahaan perikanan Korea Selatan, Sajo Industry.

Staf kedutaan Indonesia di Moskow dijadwalkan akan ke lokasi untuk mengetahui sejauh mana upaya penyelamatan. Informasi sementara yang diperoleh dari pemerintah Korea Selatan, insiden terjadi disebabkan karena cuaca yang tidak baik. Dilaporkan bahwa cuaca disekitar lokasi saat ini berkisar dibawah nol derajat celcius atau pada titik beku. (Ahmad/B01)

You might also like
Comments
Loading...