Kamu Butuh Darah, Di Tangsel Bisa Dapat Gratis

Tangerang (01/07/2019), Satubanten.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini memberlakukan distribusi darah gratis bagi warga yang membutuhkan mulai Senin (1/07/2019. Aturan ini sebenarnya sudah tertera dan sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Tangerang Selatan nompr 14 tahun 2017 tentang Pembebasan Biaya Operasional Pengolahan Darah.

Meski peraturan tersebut sudah lama disahkan, namun Kepala Dinas kesehatan Kota Tangsel, Deden Deni mengatakan masih sedikit yang menggunakan fasilitas tersebut. Hal ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait hal tersebut.

“Tahun lalu anggaran kita sebesar Rp5 miliar untuk program ini, tahun ini menjadi Rp2,2 miliar. Karena berdasarkan hasil evaluasi penyerapan tidak sebesar itu. Akhirnya tahun ini kita tetapkan 2,2 miliar. Maka kami berupaya masyarakat Tangsel mengetahui program ini,” kata Deden di markas PMI Tangerang Selatan usai melakukan Halal Bi halal.

Menurut Kepala Unit Donor Darah Kota Tangerang Selatan, Suhara Manullang, kebijakan ini juga ditunjang dengan adanya tren kenaikan pendonor darah di PMI Kota Tangerang Selatan. Setidaknya ada kenaikan hingga 300 persen pendonor darah di PMI Kota Tangerang Selatan.

“Sekarang naik 200 sampai 300 persen, biasanya 10 orang sehari sekarang sampai 30 orang sehari, bersyukurnya akhir pekan lebih ramai lagi, dari jumlah itu,” ungkap Suhara.

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany juga mengatakan bahwa bagi warga yang membutuhkan, syaratnya hanya satu yakni memiliki KTP asli warga Tangerang selatan. Hingga kini sudah ada 17 RS swasta yang telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan PMI Kota Tangsel dalam pemanfaatan darah gratis bagi warga Tangerang Selatan tersebut.

“Di Tangsel sudah ada kebijakan pengolahan darah ditanggung oleh APBD Tangsel, sehingga masyarakat yang memiliki KTP Tangsel, silahkan datang ke PMI, dan pembiayaan di Tanggung oleh PMI Tangsel, karena PMI akan mengklaim ke Dinas Kesehatan,” tuturnya.

Selain biaya pengolahan darah yang gratis, Airin juga mengatakan bahwa bagi masyarakat yang tidak mampu, BPJS juga akan ditanggung pemerintah. Masyarakat hanya tinggal melapor saja dan memverifikasi data melalui Dinas Kesehatan.

“Bagi masyarakat Tangsel yang tidak mampu BPJS Kesehatan ditanggung oleh Pemkot Tangsel, lakukan verifikasi data datang ke dinas kesehatan untuk mendapatkan itu,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

 

You might also like
Comments
Loading...