Kahabisan Kupon Snack, Warga Keluhkan Penyelenggaraan SOSPEM Jombang

Cilegon (21/11/2019), Satubanten.com – Sebagai program lanjutan penyerapan Aspirasi masyarakat, Pemerintah Kota Cilegon kembali menggelar Sosialisasi Pembangunan (SOSPEM) Tingkat Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Kamis (21/11). Acara Sospem untuk wilayah Kecamatan Jombang tersebut dihelat di area Akses Jalan Bonakarta.

Acara Sosialisasi Pembangunan kali ini diwarnai dengan nuansa pasar budaya dan kuliner serta pernak-pernik. Lokasi Akses Jalan Bonakarta sendiri merupakan ruas jalan yang setiap akhir pekan digunakan untuk area Pasar Budaya, sehingga para pelapak sengaja didatangkan dalam acara SOSPEM yang dilakukan di area tersebut.

Meski acara tersebut digunakan untuk ajang saling sapa dan serap informasi antara pemerintah dan masyarakat, namun beberapa warga menyesalkan adanya kekurangan kupon snack. Salah satu warga yang mengeluhkan kurangnya snack tersebut yakni Nasution, warga Link. Kenanga, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang.

“Padahal acara ini kesempatan buat warga berinteraksi langsung dengan pemerintah, tapi sepertinya pemerintah kurang serius gitu menyiapkannya. Jadi tidak memperkirakan berapa keperluannya untuk snack, padahal kita datang kesini semangat, karna nggak dapet snack jadi gimana gitu ya,” kata Nasution.

Selain mengeluhkan kurangnya kupon snack, Nasution juga menyesalkan adanya distribusi kupon yang kurang proporsional. Dririnya yang tidak mendapat kupon malah mendapati ada beberapa petugas RT dan Parkir yang justeru mendapat lebih dari 1 kupon.

“Kita yang warga malah nggak dapat, tapi tadi kayaknya itu ada yang petugas RT sama yang parkir malah dapatnya lebih dari satu kupon. Itu kan berarti pembagiannya nggak merata. Pantas saja akhirnya ada warga yang apatis sama pemerintah,” imbuhnya.

Ruas Akses Jalan Bonakarta merupakan ruas jalan yang dicanangkan menjadi salah satu jalur pengurai kemcaetan di Jalur Utama Kota Cilegon. Ruas jalan dengan panjang mencapai 690 meter dan lebar 24 meter tersebut menelan total biaya mencapai Rp. 19,9 miliar. Pendanaannya berasal dari APBD Tahun 2018 sebesar Rp. 9,3 miliar dan anggaran 2019 sebesar Rp 10,1 miliar. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...