Per Januari 2020, 17 Kekerasan Seksual Pada Anak Terjadi di Kota Serang

Serang (28/01/2020) SatuBanten.com – Sekitar 17 kasus kekerasan seksual pada anak terjadi sepanjang bulan Januari 2020, diantaranya yaitu 17 kasus pada anak, sedangkan tahun lalu ada 43 kasus kekerasan yang didominasi dengan kekerasan seksual pada anak sebanyak 35 kasus.

Hal tersebut disampaikan oleh Toyalis Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menjelaskan terkait kasus pelecehan seksual yang terjadi di kota Serang. Menurutnya yang terpenting yaitu pencegahan.

“Saya sudah road show ya. Cuman ya mungkin apa yang saya sampaikan itu belum sampai ke akar rumput ya, tapi ini juga Alhamdulillah sudah pada melapor. Artinya mereka sudah sadar, bahwa memang ini adalah kasus kekerasan,” pungkasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa di kota Serang Kebanyakan kasus yang terjadi yaitu kekerasan seksual kepada anak, “Kita juga mengadakan perlindungan anak berbasis masyarakat tapi belum menyeluruh. Dikarenakan anggaran terbatas jadi dicicil perkelurahan, untuk jumlah kasus yang terjadi itu paling banyak pelecehan seksual kepada anak,” tutupnya.

Adapun agenda awal tahun yang dilaksanakan secara bersama oleh DP3AKB, Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup yaitu Kampung resik dan aman. Kegiatan tersebut dibuat dengan tujuan untuk memicu masyarakat hidup bersih dengan lingkungan yang sehat.

“Dan kegiatan ini akan kami bagi nanti karena ada 33 OPD, mungkin nanti pak wakil walikota dan sekda kebagian road show, dan untuk rekan-rekan insan pers tau bahwa program OPD di tahun 2020 ini apa yang akan dilaksanakan semuanya terbuka,” ujar Walikota Serang Syafrudin saat usai road show ke DP3AKB Selasa, (28/01). (RR/SBS31)

Comments
Loading...