Joko Driyono Tersangka, Babak Baru Revolusi PSSI

Jakarta (16/2/2019) Satubanten.com – Upaya Satgas Anti Mafia Bola Polri untuk membersihkan dan memperbaiki sepak bola Indonesia terus menunjukan kemajuan. Setelah anggota Exco PSSI dan anggota Komisi Disiplin PSSI menjadi tersangka. Giliran orang nomer satu di PSSI Joko Driyono resmi ditetapkan menjadi Tersangka Kasus pengaturan skor pada Jumat (15/02) malam.

Joko Driyono saat ini berstatus sebagai Plt Ketua Umum PSSI, menggantikan Edy Rahmayadi yang mundur dari posisinya pada Konggres tahunan bulan lalu.

Penetapan ini dilakukan setelah sebelumnya tim gabungan Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di apartemen milik Joko Driyono di Taman Rasuna, Tower 9 dan gelar perkara pada Kamis (14/02) malam.

“Kamis kemarin penetapan tersangka Pak Joko Driyono, setelah dilakukan mekanisme penetapan tersangka dengan gelar perkara,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, seperti dilansir bola.net.

Joko Driyono juga dicegah untuk berpergian keluar Indonesia. Dalam hal ini Polri sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk melakukan pencekalan itu selama 20 hari ke depan.

“Ya benar, surat pencegahan ke luar Indonesia untuk Pak Joko Driyono yang dikirim ke Imigrasi hari ini Jumat 15 Februari 2019,” ujar Argo.

Dalam kasus pengaturan skor yang dilaporkan oleh mantan manajer Persibara Banjanegara, Lasmi Indaryani, polisi sudah menetapkan 11 orang tersangka.

Sementara itu anggota Exco PSSI, Yoyok Sukawi, mengatakan akan menggelar rapat darurat menyusul penetapan Jokdri, sapaaan Joko, sebagai tersangka. Rencananya, pertemuan mendadak ini bakal dilaksanakan pada pekan depan.

“Tentu kami akan agendakan emergency meeting segera untuk menentukan langkah selanjutnya,”katanya. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...