Jelang Tahun Ajaran Baru 2019, Toko Seragam Tohaga Meraup Untung Berlipat

Serang, (03/07/2019) Satubanten.com – Dua minggu menjelang tahun ajaran baru 2019/2020 sejumlah toko seragam dan perlengkapan sekolah di Kota Serang mulai ramai pengunjung. Salah satunya Toko Tohaga yang berada di kawasan Royal, Jl. Sultan Agung Tirtayasa, Cimuncang, Kec. Serang, Kota Serang.

Toko Tohaga merupakan toko yang menjual perlengkapan sekolah paling lengkap di Kota Serang, mulai dari seragam sekolah, pramuka hingga paskibraka dan setelan seragam pegawai. Selain jahitannya yang rapih dan kualitasnya pun bagus, sehingga bisa lebih nyaman dipakai.

Untuk penjualannya saat ini pengelola Toko Tohaga, Desi mengatakan jika peningkatan penjualan belum dapat terlihat signifikan, karena menurutnya waktu masuk sekolah masih lumayan lama.

“Peningkatan penjualan belum bisa dipastikan, karena masuk sekolah kan masih lama ya, sekitar dua mingguan lagi. Jadi belum bisa pastikan seberapa banyak peningkatan penjualan seragam dan perlengkapan sekolah lainnya,” kata Desi saat ditemui di Toko Tohaga.

Jika toko terlihat ramai, kata dia ini baru seragam Sekolah Dasar (SD) saja yang terjual, dan untuk seragam SMP dan SMA/SMK belum terlalu ramai. Serta penjualan pun cenderung stabil, belum ada peningkatan yang cukup tinggi.

Namun untuk penjualan baru dari sehabis libur lebaran hingga saat ini ada sekitar 50 persen barang yang telah terjual. “Baru sekitar 50 persen, berbeda dengan tahun lalu, yakni 2018. Biasanya toko sudah ramai dipenuhi oleh pembeli,” pungkas desi.

Menurutnya hal tersebut dikarenakan libur di tahun ini terbilang sangat panjang, bahkan hampir satu bulan lebih terhitung dari mulai libur pada tanggal 5 Juni sebelum lebaran dan masuk kembali ke sekolah pada 16 Juli 2019 mendatang.

Desi menjelaskan jika harga perlengkapan sekolah mengalami kenaikan harga sekitar 10 persen, terutama seragam sekolah. Karena memang bahan baku yang digunakan setiap tahunnya harga semakin meningkat. Jadi mau tidak mau, pihak toko pun ikut menaikkan harga seragam. Namun tetap disesuaikan dengan bahan kain yang digunakan.

Dia juga menambahkan, ketika tahun ajaran baru tiba tokonya hanya buka sampai setengah hari, karena padatnya pembeli yang datang ke tokonya. Dan toko buka kembali pada malam hari.

“Wayah gini nih kita udah harus pesan bahan kainnya, kalau engga nanti rebutan dipabrik bisa-bisa gak kebagian,” ucapnya. Desi mendapatkan pasokan bahan kain tersebut langsung dari pabrik tekstil di Jakarta. (SBS09/Tha)

You might also like
Comments
Loading...