Antisipasi Gangguan Keamanan Pasca Pleno KPU, Polda Banten Lakukan Langkah Pre-emtif

Serang (21/05/2019) Satubanten.com,- menjelang pengumuman hasil rekapitulasi Penghitungan Pleno KPU RI Kapolda Banten, Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir Msi menjamin keamanan dan kondusifitas Provinsi Banten

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir Msi melalui kabidhumas polda banten Akbp Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H mengatakan bahwa kepolisian daerah banten telah melakukan berbagai upaya guna mengantisipasi kerawanan saat pengumuman hasil pleno KPU pusat.

“Kami akan melakukan pengamanan maksimal di wilayah hukum Polda Banten dengan kekuatan yang ada,” Kata Kabidhumas Polda Banten kepada awak media diruang kerjanya, Selasa (21/5/2019)

Kemudian Kabid Humas menyampaikan Pasca Pemilu Polda Banten telah melakukan Langkah – langkah Antisipasi dengan cara Pre-emtif, Preventif, dan Represif.

“Pre-emtif ini untuk menghadapi faktor-faktor yang berpotensi untuk munculnya tindakan hukum (dengan himbauan atau pendekatan), Tugas pre-emtif ini diemban oleh dit Binmas dan dit intel dengan program penyuluhan dan sosialisasi langsung,” Katanya.

Dalam langkah Pre-emtif ini Polda Banten Melakukan Sosialisasi, himbauan kepada Masyarakat untuk bersama-sama wujudkan pemilu yang damai, silaturahmi dialogis kepada Tokoh-tokoh Masyarakat, ulama dan tokoh agama untuk bersama-sama sejukkan masyarakat pasca pemilu, melakukan kegiatan sosial keagamaan, mengajak silaturahmi kebangsaan dengan melibatkan Forkopimda Provinsi Kab/Kota, para ulama dan seluruh elemen untuk bersama-sama jaga Kondusifitas Keamanan dan menolak ajakan people power, Menghimbau kepada masyarakat melalui media, tv, koran untuk bersabar menunggu hasil keputusan KPU RI, menghormati proses, mekanisme UU, dan jika ada ketidak puasan, silahkan di laporkan kepada Bawaslu dan MK sesuai mekanisme UU.

Selanjutnya Polda Banten melakukan langkah preventif dengan program patroli polisi baik skala kecil (dengan motor dan sepeda) maupun skala besar (dengan mobil dan bantuan Brimob, Sabara, dan Lantas).

“Kami mengantisipasi kerawanan pasca pemilu Melaksanakan Penjagaan di KPU, Bawaslu, Objek Vital dan pusat-pusat keramaian bersama TNI dan Polri, serta Melaksanakan Patroli Skala Sedang dan besar, antara Polri dan TNI ke seluruh kota dan kabupaten diwilayah hukum polda banten,” Pungkasnya.

Langkah yang terkahir dari Polda Banten kabidhumas menerangkan bahwa melakukan tugas Represif untuk Menegakkan hukum dari ancaman faktual.

“dalam mengantisipasi kerawanan jelang pengumuman pemilu Melaksanakan Giat Patroli dan Cegah Aksi Premanisme jalanan yg sering balapan liar, Melaksanakan Razia terhadap Barang-barang, seperti Cegah Narkoba, Petasan, Minuman Keras, senjata tajam, yang di laksanakan di jalan raya terhadap pengendara, penumpang bus yang akan ikut giat ke jakarta. Sehingga bisa meniadakan terjadinya tindak kejahatan, Pemeriksaan Bus, di terminal, Untuk cegah aksi premanisme,”ujarnya.

selain memperkuat koordinasi satuan di wilayah Polda Banten, edy menilai bahwa keamanan saat pengumuman hasil Pemilu 2019 akan tetap kondusif bila masyarakat ikut membantu.

“Saya mengimbau, warga di Banten agar senantiasa menjaga dan menahan diri saat menunggu hasil Pemilu 2019 ini. Apalagi, saat ini masih merupakan momen Ramadan,” katanya.

Di momentum Ramadan ini, Kapolda melalui kabid humas mengajak semua pihak agar mempererat tali silaturrahmi antar sesama dan menjaga kekhidmatan berpuasa.

“Saya imbau masyarakat, kalau bisa jangan sampai ikut melakukan aksi karena pesta demokrasi ini hanya tinggal menunggu waktu KPU mengumumkan sesuai dengan apa yang di dapat,” ungkapnya. (SBS009/Hms)

You might also like
Comments
Loading...