Jedogan, Tradisi Warga Serang di Malam Takbiran

Serang (05/6/2019), SatuBanten News – Masyarakat Kota Serang Banten memiliki kebiasaan menarik dalam menyambut malam takbiran. Tradisi ini bernama ‘Jedogan’ (berdesak-desakan-red) dalam berbelanja kebutuhan untuk hari raya di ‘Pasar Malam’ sepanjang Jalan di Kawasan Royal, Kota Serang – Banten.

Daerah ini biasanya ramai sejak H-3 Idul Fitri setiap malamnya. Ribuan masyarakat berdatangan untuk mencari kebutuhan lebaran. Para pedagang menjajakan aneka barang dagangan, mulai dari pakaian, sepatu, jam tangan, minyak wangi hingga aneka kue dan jajanan.

Biasanya harga pakaian di Pasar Malam Royal terbilang sangat murah. Mulai dari harga Rp 100 ribu bisa mendapatkan 5 stel pakaian, hingga Rp 25 Ribu untuk sebuah jam tangan.

Asep (24) salah satu warga Mancak Kabupaten Serang sengaja datang untuk membeli pakaian. “Saya datang bersama teman-teman mencarter angkot untuk mencari pakaian dan sepatu baru. Biasanya di Pasar ini semuanya murah, apalagi kalau sudah menjelang subuh, semua diobral,” ujar Amran.

Aneka jenis barang diobral saat Jedogan. (foto:Ghifar/SBS)

Begitupula Maemunah (26) wanita asal Kasemen ini sengaja datang bersama pacarnya untuk mencari kerudung dan sandal. “Saya sengaja datang malam hari, biasanya makin malam semakin murah harganya,” ujar Mumun, panggilan akrabnya.

Alasan Mumun rela berdesak-desakan (jedogan) dengan warga lainnya, karena harga yang ditawarkan di pasar malam yang ada setahun sekali ini, lumayan murah, dan bisa membeli berbagai macam barang.

Sementara itu, Amran (43) salah satu pedagang Pasar Malam Royal mengatakan, sebenarnya dirinya rutin berjualan setiap tahun karena omzetnya saat malam takbiran sangat menggiurkan.

“Lumayan Mas, jualan semalam disini seperti jualan sebulan kalau hari biasa,” ungkap pria asal Minangkabau yng sudah lama bermukim di Tangerang.

Pasar Malam Royal di waktu takbiran seolah menjadi tradisi warga Serang menjelang Idul Fitri yang kerap disebut ‘Jedogan’. Pasar ini akan tutup jika waktu Subuh sudah mulai terdengar adzan. (Imam/Ghifar/SBS)

You might also like
Comments
Loading...