Jangan Pandang Sebelah Mata Pendidikan Madrasah Diniyah Awaliyah

Oleh : Anida Eka Utami, Mahasiswi UIN Sultan Maulana Hassanuddin Banten

Serang (16/06/2019) SatuBanten. News – Pendidikan sangat penting dalam kehidupan, karena tanpa pendidikan manusia akan sulit berkembang. Negara maju tidak terlepas dari dunia pendidikan. Semakin tinggi kualitas pendidikan suatu Negara, maka semakin tinggi pula kualitas SDM yang akan di dapat. Tujuan pendidikan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Ada empat pilar pendidikan menurut UNESCO yaitu Learning to know (belajar untuk menguasai) tidak hanya untuk memperoleh pengetahuan tapi juga menguasai teknik memperoleh pengetahuan tersebut. Learning To Do (belajar untuk menerapkan) tidak sekedar untuk mengetahui tetapi lebih jauh untuk menjadikan sesuatu sehingga menghasilkan sesuatu yang bermakna bagi kehidupan. Learning To Be (belajar untuk menjadi) pendidikan untuk melatih siswa agar memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan modal utama bagi siswa untuk hidup dalam masyarakat. dan Learning To Life Together (belajar untuk hidup bersama) pendidikan dituntut tidak hanya membekali generasi muda untuk menguasai IPTEK dan kemampuan bekerja serta memecahkan masalah, melainkan untuk hidup bersama dengan orang lain yang berbeda dengan penuh toleransi dan pengertian.

Bukan hanya pendidikan umum saja, akan tetapi pendidikan agama juga sangat penting, karena pendidikan agama untuk bekal di akhirat. Di sekolah umum yang bukan sekolah agama, pendidikan keagamaan yang di berikan hanya sebagian saja tidak secara menyeluruh. Madrasah Diniyah Awaliyah yaitu lembaga pendidikan yang di lakukan disamping sekolah umum, yang biasanya dilakukan pada sore hari atau setelah selesai sekolah umum. Lembaga pendidikan Madrasah Diniyah yang mungkin disebut sebagai pendidikan non formal, yang menjadi lembaga pendidikan pendukung dan menjadi pendidikan alternatif untuk meningkatkan ilmu ke agamaan seseorang.

Era sekarang pendidikan Madrasah Diniyah kurang diminati karena dengan adanya perkembangan zaman yang membuat anak-anak malas untuk mengikuti Madrasah Diniyah, faktor-faktornya antara lain pengaruh dari teman, adanya teknologi, adanya kemalasan, dan pengaruh lingkungan itu sendiri. Harusnya peran orang tua dalam segi itu harus mendorong anaknya untuk mengikuti pendidikan Madrasah Diniyah, karena pendidikan agama di sekolah umum tidak cukup. Maka orang tua harus mendidiknya sejak kecil agar anak mencintai dan haus akan ilmu agama.

MDA adalah Madrasah Diniyah Awaliyah setingkat SD/MI untuk siswa-siswa Sekolah Dasar (4 tahun). Lembaga Pendidikan Madrasah Diniyah Awaliyah pada umumnya merupakan pendidikan berbasis masyarakat yang bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan dasar kepada anak didik/santri yang berusia dini untuk dapat mengembangkan kehidupannya sebagai muslim yang beriman, bertaqwa dan beramal soleh serta berakhlak mulia dan menjadi warga negara yang berkepribadian, sehat jasmani dan rohaninya dalam menata kehidupan masa depan.

Jadi, pendidikan Madrasah Diniyah Awaliyah ini sangat memilukan karena kurangnya minat seseorang terhadap pendidikan MDA. Yang seharusnya pendidikan Madrasah itu harus di ikuti apalagi yang sekolah di sekolah umum yang kurangnya ilmu pendidikan tentang ke agamaan. Manfaat yang dapat diambil dalam pendidikan Madrasah itu banyak sekali salah satunya kita dapat menambah wawasan terhadap ilmu keagamaan. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...