Janda Lansia Yang Hidup Seorang Diri Terima Paket Sembako Jazuli

Baros (23/06/2018) Satubanten – Rumahnya terpencil dan jauh dari keramaian kota. Untuk dapat mencapai rumahnya saja, ada jalanan setapak melewati hamparan persawahan yang harus dilalui. Medan yang harus ditempuh bukan jalanan mulus tentu saja, tapi Tim Dr. H. Jazuli Juwaini tetap menempuh jalur tersebut demi menemui seorang nenek janda lanjut usia yang hidup seorang diri (sebatang kara).

Nama lengkap nenek janda tersebut adalah Rohanah. Ia tinggal di kampung Kalobarang, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten. Jika hendak menuju ke rumah Rohanah, sebagai penanda adalah masjid yang terletak di desa itu. Hanya ada satu masjid di desa tersebut, dan rumah Nenek Rohanah berdekatan dengan masjid tersebut. Untuk dikatakan rumah, bangunan tersebut rupanya sangat jauh dari kata layak untuk ditinggali.

Peralatan Dapur Nenek Rohanah Yang Sederhana (Foto : SBS04)

Nenek Rohanah tinggal dan mengurus kebutuhan sehari-harinya seorang diri. Usianya yang sudah mencapai 60 tahun tentu tidak dapat lagi melakukan segalanya secara prima. Namun demi bertahan hidup, Nenek Rohanah tetap menguatkan diri. Menurut keterangan Fauzi, tokoh masyarakat setempat, anak – anak nenek Rohanah setelah menikah, hidup dengan keluarganya masing-masing. Sedangkan kerabatnya hanya beberapa yang tinggal di area yang cukup dekat namun sebagian besarnya tinggal di daerah yang cukup jauh dari rumah Nenek Rohanah.

“Ada memang anak-anak dan kerabat cuman kan jauh, ya sama keluarganya masing-masing. Beberapa waktu lalu kita sempat kesini ngasih bantuan tapi ya makanan sekedarnya saja,” kata Fauzi.

Dr. H. JAzuli Juwaini, MA Bersama Nenek Rohanah Saat Berdo’a Bersama Usai Penyerahan Paket Sembako

Saat kabar tentang Nenek Rohanah ini sampai di telinga Dr. H. Jazuli Juwaini, dirinya merasa langsung tergerak untuk ikut meringankan beban. Pada Sabtu (23/6) sore, setelah melewati hujan lebat di jalanan, tim Dr. H. Jazuli Juwaini sampai di rumah Nenek Rohanan. Hiasan sederhana pemandangan rumah yang tidak layak langsung menyambut mata. Melihat pemandangan tersebut Dr. H. Jazuli Juwaini langsung membawa sendiri paket sembako yang jauh-jauh dibawa dari rumahnya untuk di serahkan kepada Nenek Rohanah.

“Ini merupakan tanggung jawab kemanusiaan kita bersama. Bantuan semacam ini diharapkan bisa meringankan beban nenek Rohanah. Karena tugas kita ya seperti ini, mengabdi kepada rakyat. Saya kira ini sesuai dengan semangat kita yakni berkhidmat untuk rakyat,” kata Jazuli selepas mengangkut paket sembako.

Infografik Lanjut Usia Di Kabupaten Banten

 

Menurut catatan Kabupaten Serang Dalam Angka 2016, pada tahun 2015 penduduk Kabupaten Serang yang berusia 60-65 (Lanjut Usia) berjumlah 38.889 orang sedangkan penduduk yang berusia lebih dari 65 tahun berjumlah 52.825. Sedangkan di tahun 2016 terdapat 41.417 penduduk berusia 60-65 tahun dan 55.053 penduduk berusia lebih dari 65 tahun.

Banyaknya jumlah Lanjut Usia yang terlantar terutama wanita, memang perlu perhatian khusus mengingat secara fisik kerja tubuh mereka kurang. Untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya seorang wanita lanjut usia akan membutuhkan kerja yang lebih ekstra daripada seorang lelaki lanjut usia. Kerjasama antar berbagai elemen masyarakat menjadi penting untuk dapat menopang keberlangsungan hidup bersama. (IBC/SBS32

You might also like
Comments
Loading...