Jalanan Licin Bekas Truk Proyek, Kembali Makan Korban

Cilegon (03/05/2020), Satubanten.com – Nasib naas dialami oleh Mita Ulyatun saat serang melewati ruas jalan tanjakan Sakura, arah Suralaya, Merak, Jum’at (03/02) malam. Mita dan putrinya sedang perjalanan pulang ke rumahnya.

Rizka Amalia, teman Mita menuturkan bahwa awalnya Mita malam tersebut main ke rumahnya dan hendak pulang menuju Pulorida. Namun kondisi malam dan jalanan yang buruk membuat nasib malang menimpa Mita dan putrinya.

“Setelah kejadian langsung dibawa ke KS (Krakatau Medika,red). Si Ibunya nggak bisa jalan kakinya nggak tahu kenapa. Tapi pas di Rontgen mah nggak ada yang patah,” tutur Rizka.

Selain Mita, tanjakan tersebut sebenarnya sudah banyak memakan korban karena kondisinya yang rusak dan licin. Vitri Aidia salah seorang teman Rizka juga menuturkan bahwa salah seorang korban di ruas jalan tersebut sampai mengalami patah kaki.

“Bapaknya teman saya juga jatuh dari situ sampai patah kakinya,” tuturnya.

Ruas jalan Salira memang sering dilewati oleh mobil proyek pengangkut tanah. Mobil truk yang mengangkut beban berat menyebabkan jalan menjadi rusak. Sedangkan remahan tanah yang jatuh dan tumpah menyebabkan jalanan menjadi licin saat terkena air hujan.

Meski sudah memakan korban dan sempat ramai diberitakan, hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari pemerintah setempat.

“Parah emang itu jalannya, kalau hujan jadi licin dan kalau panas jadi be debu. Padahal sudah masuk berita dimana-mana tapi masih tetep aja begitu,” imbuh Rizka.

Sementara itu, Mita dan Putrinya kini masih dirawat di RSKM. Ia dan putrinya hanya berharap bisa lekas sembuh dan tidak ada korban lagi di kemudian hari.

“Mohon do’a semoga saya dan anak saya lekas sembuh dan semoga tidak ada korban lagi,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...