Jahe Merah Dipercaya Meningkatkan Imun Tubuh

Oleh:

Dimas Alvian Akil

Mahasiswa Prodi Teknik Industri Universitas Pamulang

OPINI – Sejak kemunculan virus corona / covid-19, keharusan menjaga kesehatan dalam dalam keadaan saat ini adalah hal paling penting untuk menjaga kita tercegah dari paparan virus. Salah satu cara yaitu dengan cara mengonsumsi jahe merah akan meningkatkan daya imun dalam tubuh.

Minuman jahe dapat memberikan efek menghangatkan pada tubuh sehingga banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Pandemi Covid-19 juga membuat banyak minuman rempah seperti jahe semakin banyak dikonsumsi. Jika Anda penyuka minuman jahe, mencoba mengonsumsi jahe merah mungkin bisa dijadikan pilihan.

Jahe merah merupakan salah satu jenis varietas jahe yang memiliki zingiber officinale varieties rubrum dengan aroma dan rasa pedas yang kuat. Jahe merah merupakan suatu jenis jahe yang sering digunakan sebagai minuman herbal. Banyak manfaat jahe merah untuk mengobati indra penciuman yang hilang karena flu.

Dalam keadaan ini penaykit flu ini hampir mirip dengan gejala covid-19 sehingga masyarakat takut untuk diperiksa ke dokter, penulis pun pernah mengalami hal tersebut dua kali, gejala dari flu tersebut terjadi selama 3-4 hari disertai demam dan lemas setelah flu dan demamnya hilang indara penciuman dan indra pengecap hanya merasakan pahit di lidah.

Cara mengobati penyakit tersebut dengan meminum jahe merah yang di campurkan dengan gula aren dan air panas. Selama 7 hari penulis meminum ramuan ini dan hasilnya sembuh. Ternyata Jahe mengandung senyawa aktif bernama gingerol yang bisa melawan penyebab infeksi saluran pernapasan sehingga jahe merah ini mampu mengengembalikan indra penciuman yang hilang.

Walaupun jahe merah sangat bermanfaat tetapi memiliki efek samping jiga terlalu rutin di minum yang memicu pencernaan seperti kembung,sakit perut,dan nyeri ulut hati, mengakibatkan resiko pendarahan, dan mengganggu kerja obat diabetes serta darah tinggi. Jadi mimum jahe merah jangan berlebihan.

Mengutip ulasan pada situs lipi.go.id, Kepala Kelompok Penelitian Center for Drug Discovery and Development, Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Masteria Yunovilsa Putra menjelaskan, mengonsumsi jahe merah dapat menjadi langkah pencegahan penyakit melalui peningkatan daya tahan tubuh.

Jahe merah dapat dikonsumsi baik sebagai bumbu makanan maupun dikonsumsi sebagai minuman atau jamu. Kandungan jahe merah, khususnya gingerol dan shogaol, merupakan senyawa yang bertanggung jawab atas efek immunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jahe merah juga diketahui memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan, sehingga bisa membantu meredakan gejala penyakit yang berkaitan dengan aktivitas peradangan atau inflamasi. (***)

You might also like
Comments
Loading...