IMM, KAMMI, dan HMI Gelar Aksi Kemanusiaan Korban Aksi 22 Mei

Serang (28/05/2019) SatuBanten News – Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam aliansi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi kemanusiaan di depan kampus Universitas Islam Negeri Banten (UIN Banten), Selasa (28/5).

Dalam aksinya, mereka menyoroti kondisi dan duka korban aksi 22 Mei dan Represifitas Aparat, di duga korban yang meninggal sebanyak 8 orang serta 63 orang belum diketahui keberadaannya. Para peserta aksi yang menamakan dirinya sebagai Persatuan Aktivis Serang ini menilai apa yang telah terjadi saat itu, duka dan luka rakyat dalam menyuarakan kebebasan berpendapat, serta melihat ada ketidakberesan aparat, dalam menjalankan tugasnya.

Melihat menteri-menteri kabinet yang mengumumkan penutupan informasi bersosial media, melihat Pasal 28F UUD 1945 mereka seperti inkonstitusional. Disaat duka belum meredam, memori jangka panjang teringat 500 lebih anggota KPPS mati tak diautopsi dan tak ada Tim Pencari Fakta (TPF), ada yang bersuara dianggap makar.

Muhamad Fadli koordinator KAMMI menyuarakan di panas terik, berkumpul bersimpul, membuat barisan.

“Kita harus bersuara mengingatkan, barangkali lupa apa substansi tujuan bernegara. Bukan kita berpolitik di kubu mana, tapi siapa yang bertanggung jawab atas semua ini”. pungkasnya (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...