Imas Fufah : Bekerja Sambil Usaha

Seorang staff di salah satu kelurahan Ciomas, Kota Serang memanfaatkan waktu senggangnya untuk berjualan online. Produk yang ditawarkan berupa cemilan yang saat ini sedang banyak digandrungi masyarakat.

Imas Fufah sengaja membuat cemilan ringan yang Ia jual melalui online. Karena dirasa cukup mudah dan tak butuh banyak modal, Imas pun mencoba membuatnya sendiri dirumah.

“Sebenernya sih ini cuma buat sampingan aja. Saya fikir, dari pada kuota abisnya percuma. Mending sambil jualan online aja, lumayan buat nambahin uang jajan,” katanya.

Ada berbagai macam cemilan yang Ia jual, mulai dari keripik lumpia, seblak kering, makaroni lada, kerupuk peda nampol, dengan aneka rasa, seperti pedas, original, jagung bakar dan masih banyak lagi.

Dalam sehari Imas membatasi dagangannya sebanyak 30 bungkus, karena waktu yang dimilikinya sangat terbatas. Apabila permintaan melebihi persediaan, Ia mengalihkannya ke hari berikutnya.

Meski usaha yang digelutinya masih sangat baru, tapi Ia optimis akan perkembangannya. “Masih baru banget sih, memang kan awalnya iseng aja buat isi waktu. Tapi melihat penjualan dan banyak juga peminatnya, saya akan lebih fokus lagi untuk kedepannya,” ujar wanita 21 tahun ini.

Imas juga mengatakan, kalau hanya mengandalkan dari penghasilannya sebagai staff kelurahan saja, itu sangat terbatas. Tetapi jika dibarengi dengan usaha yang Ia jalani sekarang, penghasilannya bisa bertambah. Bahkan Ia juga bisa sambil menabung untuk di masa mendatang nanti.

Untuk saat ini, Imas dibantu oleh suaminya bersama-sama membangun usaha kecil-kecilan, agar kelak menjadi besar dan mampu membuat lapangan pekerjaan, minimal bagi orang terdekatnya.

“Semoga usaha ini bisa berkembang dan menjadi besar. Agar tidak hanya saya dan suami saya yang menikmati, tetapi orang lain juga bisa ikut bekerja dan menikmatinya.

Harapan saya juga kedepannya, ingin memiliki satu kios jajanan khas daerah dan beberapa cemilan kekinian,” cerita Imas saat dihubungi lewat sambungan telepon.

Menurutnya dizaman sekarang ini sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Maka, Ia sengaja untuk berwirausaha meski hanya kecil-kecilan dengan modal seadanya. “Yang penting kan niat, usaha dan doanya. Manusia itu hanya bisa berharap dan berusaha, selebihnya kita serahkan semuanya kepada Allah,” katanya.

Imas menambahkan, jika suatu saat dirinya tidak lagi bekerja Ia sudah memiliki usaha yang Insya Allah akan menjadi besar dan dapat mempekerjakan beberapa orang karyawan. (SBS/029)

Comments
Loading...