Iman Ariyadi di Vonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

Serang, (06/06/2018) – satubanten.com – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diketuai oleh Majelis Hakim, Efiyanto menilai Iman Ariyadi Walikota Cilegon nonaktif terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus suap izin Amdal Transmart di Kota Cilegon. Penilaian Majelis Hakim ini berujung pada di Vonisnya Iman Ariyadi hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 250 Juta.

Dalam pengadilan tersebut, Iman dianggap telah melanggar pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 (1) KUHP

“Menjatuhkan pidana dengan penjara selama enam tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada di dalam penjara dan pidana denda sebesar Rp250 juta. Apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama tiga bulan penjara. Memerintahkan untuk mencabut pemblokiran rekening Iman dan istri,” ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Serang Efiyanto saat membacakan amar putusannya, pada Rabu (6/6/2018).

Majelis hakim menolak tuntutan jaksa agar Tubagus Iman Ariyadi dicabut hak politiknya selama 5 tahun. Selain itu, hakim meminta jaksa membuka blokir 8 rekening Tubagus Iman Ariyadi dan istrinya Ida Farida.

Sementara itu, terdakwa lainnya yakni Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) divonis hakim dengan hukuman 5 tahun penjara.

Sedangkan Direktur PT Jayatama Primayasa, Hendri dihukum 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan. (sbs04)

You might also like
Comments
Loading...