IKABAMUS Banten Sukses Gelar Acara Halal Bi Halal Tahunan

Cilegon (29/06/2019), Satubanten.com – Ikatan Keluarga Batak Muslim (IKABAMUS) Banten sukses menggelar acara Halal Bi Halal tahunan, Sabtu (29/06/2019) di Aula Fakultas Teknik (FT) Untirta. Gelaran acara Halal Bi Halal ini merupakan tahun ketiga, setelah tahun sebelumnya sukses menggelar acara yang sama di Kebun Kubil Serang.

Menurut Imbalo Harahap selaku Ketua IKABAMUS PW Kota Cilegon, organisasi IKABAMUS ini sebetulnya sudah ada sejak alama hanya saja gaungnya masih belum begitu terasa. Oleh karena itu dirinya bersama pengurus Pusat di Banten mecoba membangkitkan kembali marwah IKABAMUS ini, salah satunya yakni melalui acara halal bi hahal.

“Semenjak saya memegang, alhamdulillah halal bi halal ini rutin ada, selama tiga tahun ini. Dari mulai SKI, tahun kemarin di Kebun Kubil dan sekarang disini. Dan alhamdulillah antusiasme anggota itu luar biasa. Nah inilah yang menurut mereka, marwah IKABAMUS ini mulai muncul kembali,” kata Imbalo.

Hal yang sama juga dikemukaan oleh Edison Sitorus selaku Ketua IKABAMUS Pusat Provinsi Banten. Dirinya menilai bahwa penanaman budaya Batak harus senantiasa terjalin dan terwariskan ke generasi muda, sehingga marwah kebatakannya tetap terjaga. Halal Bi Halal ini menjadi salah satu elemen penguat tersebut.

“Banyak juga yang bilang, kalau kita Halal Bi halal itu kok begitu-begitu saja. Maka sekarang kita ingin ada yang beda. Kita lihat untuk budaya ini kan kayaknya agak susah ke generasi muda, makanya nanti setelah Halal Bi Halal ini kita akan bikin, salah satunya web site agar generasi muda tahu IKABAMUS itu apa, Batak itu seperti apa, biar nggak hilang kebatakan dalam dirinya. Ini saya pikir, kita harus bahu membahu,” kata Edison.

Edison mengatakan bahwa budaya Batak yang begitu luas, tidak akan bisa diajarkan secara instan. Ada fenomena dimana pada generasi ketiga yakni anak-anak muda jaman sekarang, sudah mulai asing dengan Budaya batak. Bahkan untuk sekedar bicara bahasa Batak saja mereka kesulitan.

“Kalau saya, masih lahir disana mungkin masih tahu batasan-batasan budaya yang harus dipegang. Nah saya, ini yang membuat khawatir, karena saya lihat mereka bahasa Batak aja susah,” imbuhnya.

Penyerahan Bakti Sosial Kepada anak Yatim dan Dhuafa ( Foto : Azhar)

Edison menambahkan bahwa hingga saat ini IKABAMUS sudah berbadan hukum sehingga sudah menjadi lembaga yang resmi. Oleh karena itu ia meminta kepada segenap anggota agar tidak hanya memberikan kritik, tapi juga memberikan saran untuk kemajuan IKABAMUS di masa depan.

Selain pertemuan dan ceramah nasehat, pada acara Halal Bi Halal kali ini pengurus IKABAMUS memberikan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.

Sementara itu Sarbudin Sitorus selaku ketua pelaksana Halal Bi Halal kali ini merasa sangat bersyukur, acara dengan tema “Sude Hita Markoum Satahi Saoloan (Semua kita adalah keluarga, sepakat, seiya sekata)” ini akhirnya sukses dilaksanakan. Dirinya mengatakan bahwa walaupun persiapannya sangat mendesak namun bisa terlaksana dengan sukses.

“Dengan kebersamaan kita semua, dengan kekuatan yang ada, saya selaku ketua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada oanitia yang telah bekerja cepat dan bekerja cerdas sehungga acara Halal Bi Halal ini dapat terlaksana dengan baik. Kita berharap melalui acara ini bisa terjalin silaturahmi, karena berkumpulnya kita adalah karena ridho Allah, keran kerjasama, karena persatuan yang sama, karena akidah yang sama yaitu Islam,’ pungkasnya.

You might also like
Comments
Loading...