Idul Adha, Kepadatan Lalu Lintas Tinggalkan Jakarta Meningkat 56%

Jakarta, Satubanten.com – Pengelola jalan tol, PT Jasa Marga mencatat volume lalu lintas hari raya Idul Adha 1441 H sebanyak 192.103 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, Barat dan Selatan. Volumen lalu lintas kendaraan meningkat drastis dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengatakan, volume lalu lintas meningkat 56,1% dibandingkan dengan lalu lintas normal. Sehingga, ada peningkatan tajam kendaraan yang meninggalkan Jakarta serta terjadi penumpukan pada beberapa ruas jalan tol.

“Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu 57,5% dari arah Timur, 21,0% dari arah Barat dan 21,5% dari arah Selatan. Adapun rinciannya untuk arah Timur, kendaraan dari Jakarta merupakan kontribusi dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama,” ujar Dwimawan melalui keterangan tertulis yang diterima Satubanten.

Untuk GT Cikampek Utama para pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut. GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 62.185 kendaraan meninggalkan Jakarta.

”Alur kendaraan naik sebesar 123,4% dari lalu lintas normal,” ungkap Dwimawan, Jumat (31/7/2020).

Kepadatan arus lalu lintas terjadi semalam yaitu di jalan tol Jakarta-Cikampek mulai dari KM 47 hingga KM61 arah Cikampek. Untuk mengurai arus arus lalu lintas, Jasa Marga memberlakukan contraflow di titik pertemuan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah di Km 48.

“Dengan diberlakukannya contraflow ini dapat mencairkan kepadatan di titik pertemuan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah di Km 48,” ujarnya. (SBN)

You might also like
Comments
Loading...