Hujan Sebentar, Sampah Hanyut Penuhi Kali Banten

Kasemen (24/11/2018), SatuBanten News – Sampah memenuhi hampir seluruh permukaan Kali Banten yang membelah Kota Serang. Sebagian besar sampah berupa sampah plastik, pecahan kayu, potongan bamboo dan limbah rumah tangga.

Sampah itu memenuhi hampir sepanjang Kali Banten di Kasemen. Bahkan terlihat beberapa kasur dan serpihan plastic mengambang dipermukaan sungai. Seorang warga yang juga sehari-hari bermukim di Kampung Angsana Kasemen, Junardi (37) mengaku prihatin kondisi seperti ini, hampir setiap hari ada sampah yang hanyut.

Menurut Junardi, sampah akan semakin banyak saat turun hujan dan sampah hanyut terbawa air. Ia melihat tumpukan sampah itu sudah mulai banyak sejak beberapa tahun belakangan ini. “Fenomena warga buang sampah ke sungai setiap hari. Paling banyak sampah rumah tangga, bambu atau bahkan gedebong pisang,” kata Junardi, pria setengah baya yang juga nyambi jualan di salah satu warung di Angsana, Sabtu (24/11/2018).

Kali Banten yang bermuara di muara Karang Antu memiliki hulu di gunung yang berada di daerah Gunung Karang Pandeglang. Alirannya membawa banyak material, utamanya sampah. “Kebanyakan selalu sampah rumah tangga dan material plastik,” kata Rudi.

Semua itu akhirnya mengotori pantai di sekitaran muara Karang Antu. Sampah bercampur dengan sampah lain terbawa hingga ombak ke laut.

Ramsudin, nelayan Karang Antu, juga turut prihatin mendapati sampah yang selalu banyak ketika musim hujan tiba. Pasalnya, tidak hanya kayu dan ranting, tetapi juga sampah rumah tangga. “Biasanya banyak sekali berada di sekitar kapal-kapal nelayan,” katanya.

Menurutnya, sampah kali ini belum seberapa. Hujan deras masih akan terjadi di sekitar hulu sungai di hari depan. Ia khawatir sampah domestik paling banyak nanti terdampar di sekitar muara Karang Antu. “Sampah domestik akan banyak, termasuk pampers segala. Banyak ditemui di sekitaran sungai nanti,” kata Ramsudin.

Warga di muara seringkali membersihkan serakan sampah itu dengan mengumpulkannya di suatu tempat. Terkadang sampah tersebut dibakar di tempat. Ada pula yang mengupah orang untuk membersihkan pantai.

Kali Banten merupakan satu dari sekian sungai yang membelah Kota Sungai. Ramsudin berharap agar warga lainnya tidak membuang sampah ke sungai. (Shinta/SBS)

Setiap hari sampah menjadi persoalan serius di Kali Banten. (foto:Haris/SBS)

You might also like
Comments
Loading...