Home Credit Gotong Royong Rehab Sekolah Bersama Yayasan Bangun Sekolah

Tangerang (20/10/2018), Satu Banten NewsHome Credit Indonesia bersama dengan Yayasan Bangun Sekolah yang dimotori oleh Miss Indonesia, Maria Harfanti resmi melaksanakan melakukan rehab Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Falah yang terletak di Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada hari Sabtu (20/10). Project Kedua Yayasan Bangun Sekolah tersebut resmi berjalan setelah sebelumnya sukses membangun 2 ruang kelas untuk MTS Insan Muda Mulia yang tersletak di Ciburial, Pandeglang.

Selain para guru, murid dan orang tua siswa, tokoh agama Palasari serta dewan pengurus MI Nurul Falah turut menghadiri acara. Dalam sambutannya, Armin selaku Kepala Sekolah MI Nurul Falah mengucapkan terima kasih atas kehadiran segenap tim Bangun Sekolah dan Home Credit untuk melakukan rehab. Dirinya juga berharap nantinya setelah direhab, minat siswa dan masyarakat semakin meningkat.

“Kami berharap, apa yang telah diberikan untuk MI Nurul Falah ini bisa bermanfaat bagi kami dan khususnya bagi siswa dengan keadaan madrasah yang akan direnovasi, dan masyarakat mau berkunjung dan menyekolahkan anaknya di MI Nurul Falah ini,” tutur Armin.

BACA JUGA : Miss Indonesia 2015 dan PT Kordsa Resmikan Dua Ruang Kelas di Pandeglang. 

Sebagi sebuah sekolah Islam, keberadaan Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai salah satu lembaga pendidikan merupakan sesuatu yang unik. H. Budiman selaku pengawas MI Nurul Falah mengungkapkan bahwa ada perbedaan mendasar antara Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), salah satunya yaitu dari segi bantuan keuangan. “Kalau SD Negeri itu bantuannya dari APBD dan ABPN, dari pusat dan daerah. Sedangkan kami hanya dari pusat yaitu berupa BOS, itupun empat bulan sekali. Makanya gurunya kurus – kurus,” tutur H. Budiman sembari berkelakar.

Perbedaan mendasar lain yang terlihat tentu saja pada segi pembelajaran. MI lebih banyak menyediakan pendidikan ilmu–ilmu keislaman dibandingkan SD. Meski berbeda dan daya dukung dari pemerintah kurang, namun H. Budiman mengatakan bahwa MI Nurul Falah dapat memberikan hasil yang tidak kalah dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) pada umumnya.

“Walaupun dengan seadanya, dengan ala kadarnya, kami tim guru – guru dapat mengabdikan apa yang didapatkan dan hasilnyapun alhamdulillah tidak jauh berbeda dengan SD. Saya bisa mabil contoh salah satu misalnya ada 4 orang guru di sini yang juga alumni MI,” imbuhnya.

BACA JUGA : Home Credit Gandeng Yayasan Bangun Sekolah Perbaiki Infrastruktur MI Nurul Falah

Apresiasi yang besar terhadap kepedulian Home Credit Indonesia juga disampaikan oleh Maria Harfanti melalui sambutannya. Selain itu ia juga berharap bukan hanya Home Credit dan Bangung sekolah saja, namun ada sinergi dari masyarakat dalam membangun pendidikan yang lebih baik di Palasari.

“Dalam gotong royong ini kita semua tidak bisa sendiri, hanya Yayasan Bangun Sekolah, hanya Home Credit sendiri, tapi harapannya seluruh masyarakat Desa Palasari juga bisa ikut serta berkomitmen untuk ikut mensukseskan program ini,” tutur Maria.

Sementara itu, menurut Mnager Home Credit Indonesi Ali Hufron, program CSR bersama Yayasan Bangun Sekolah ini adalah yang ke 16. Sebelumnya Home Credit Indonesia rutin melakukan program CSR baik di bidang kesehatan seperti operasi bibir sumbing maupun di bidang lingkungan. Selanjutnya Ali berharap bahwa program CSR yang mereka lakukan bisa semakin memberi manfaat baik yang lebih luas.

“Paling tidak dengan kita melakukan renovasi sekolah, siswa siswi bisa termotivasi untuk giat belajar dan guru–gurunya juga termotivasi untuk mengajar siswa siswinya,” tandasnya.

Sesi pembukaan proyek renovasi ini dibuka dengan pengecatan tembok secara serentak oleh pihak Home Credit, Yayasan Bangun Sekolah dan Kepala Sekolah MI Nurul Falah. Acara dilanjutkan dengan gotong royong pembersihan tahap satu yang meliputi pembersihan tembok, kaca dan nako cendela serta pengecatan ruang kelas, sebelum MI Nurul Falah hingga pukul 15.00 WIB. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...