HLS Tangsel Tertinggi di Banten, Pilar Janji Teruskan Kualitas dan Mutu Pendidikan

Tangsel, Satubanten.com –  Selama kepemimpinan Airin-Benyamin, ikhtiar mencerdaskan masyarakat Tangsel semakin terlihat dan bisa dirasakan. Ini juga sesuai dengan target kedua pemimpin untuk menjadikan Tangerang Selatan sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius. Salah satu parameter penilaian dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), misalnya, menempatkan kecerdasan warga sebagai salah satu fokus penilaian, seperti Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS). Komitmen Airin dan Benyamin mencerdaskan warganya berhasil membuat Tangerang Selatan mendapatkan skor IPM mencapai 81,48 pada 2019.

Ini merupakan pencapaian yang membanggakan. Musababnya, skor 81,48 yang diperoleh Tangerang Selatan, kota yang baru terbentuk 11 tahun lalu, melebihi pencapaian nasional yang hanya mendapatkan skor 71,92. Lalu Ihwal Harapan Lama Sekolah (HLS), pencapaiannya juga selalu yang tertinggi di Provinsi Banten. Pada 2019, angka Harapan Lama Sekolah di Tangerang Selatan mencapai 14,43 tahun. Posisi kedua ditempati Kota Tangerang dengan 13,84 tahun. Bahkan tampak sekali ada jurang menganga membandingkan Kota Tangerang Selatan dengan daerah lainnya di Banten.

Jika mengulas Rata-rata Lama Sekolah di Banten, Tangerang Selatan juga selalu berada di pencapaian tertinggi. Pada 2019, angka Rata-rata Lama Sekolah di Tangerang Selatan mencapai 11,80 tahun. Dengan Kota Tangerang yang berada di posisi kedua, juga terjadi perbedaan yang cukup signifikan. Itu karena Kota Tangerang hanya mencapai 10,65 tahun.

Mengacu data BPS, komitmen dan kinerja Airin dan Benyamin juga membuat peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2014, misalnya, angka Harapan Lama Sekolah di Tangerang Selatan sekadar 13,58 tahun. Angkanya terus meningkat seiring pergantian tahun. Pada 2016, angkanya menjadi 14,08 tahun. Kemudian pada 2019 kembali meningkat menjadi 14,43 tahun.

Hal serupa juga berlaku untuk Rata-rata Lama Sekolah. Pada 2014, angkanya 11,56 tahun. Angkanya terus meningkat hingga 11,80 tahun pada 2019. Beragam pencapaian ini bukanlah hal mudah untuk dihasilkan. Itu karena Pemerintah Kota Tangerang Selatan, selama periode kepemimpinan Airin dan Benyamin, terus terfokus pada kemampuan warga mengakses pendidikan minimal 12 tahun, atau dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Menyambut prestasi tersebut, calon wakil walikota Pilar Saga Ichsan berjanji untuk menjaga capaian yang baik itu dan secara maksimal akan meningkatkannya. Pilar bersama Benyamin Davnie akan terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Tangerang Selatan dan akan mendorong warga kota untuk menjadi warga yang unggul, kreatif dan inovatif.

“Membangun pendidikan yang berkualitas itu butuh komitmen dan kerja nyata dari kepala daerahnya. Alhamdulillah, selama kepemimpinan Ibu Airin dan Pak Benyamin, Tangerang Selatan berhasil meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan,” tutur Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan kepada awak media di kawasan BSD City, Selasa (15/9).

Bersama Benyamin Davnie, Pilar telah menyiapkan program khusus untuk semakin meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. Tujuannya demi menjadikan Tangerang Selatan semakin maju dan berkembang. Salah satu program yang diusung yakni memperbanyak sekolah negeri berstandar internasional. Selain itu, program pendidikan yang digagas pasangan Benyamin-Pilar juga terfokus pada pembangunan karakter peserta didik. Tujuannya untuk menjadikan siswa di Tangerang Selatan semakin cerdas dan berkarakter. “Para peserta didik diharapkan memiliki daya saing di era revolusi industri 4.0, unggul dan relijius ,” jelas Pilar. (SBN)

You might also like
Comments
Loading...