HIMADIRA Unitirta Laksanakan Bina Desa

Serang, (20/07/2018) satubanten.com – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (HIMADIRA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melaksanakan kegiatan bina desa bertempat di Kampung Cipait, Kelutan Ciomas, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, selama empat hari yakni 14-18 Juli 2018.

Acep Rahmat ketua HIMADIRA menuturkan tujuan dari pada bina desa adalah mengaplikasikan tri dharma perguruan tinggi. “Tujuan bina desa ini adalah mengaplikasikan tri dharma perguruan tinggi,” tuturnya.

Sementara itu, Ogy Nurady ketua pelaksana kegiatan bina desa mengatakan dalam pelaksanaannya HIMADIRA bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Serang, Baznas Provinsi Banten, Dompet Dhuafa, dan banten food bank. “Kami mengajak instansi pemerintah dan instansi swasta dalam kegiatan bina desa ini, mereka sangat antusias dalam mensukseskan acara ini,” kata Ogy kepada satu banten.

Kegiatan Taman Pintar

Lebih lanjut, ia menjelaskan rangkaian kegiatan selama empat hari yaitu adanya penyuluhan perilaku hidup bersih, kegiatan taman pintar, bersih-bersih kampung serta analisis lingkungan, dan masih banyak lagi. “Selama empat hari, kegiatan yang sudah kami lakukan ialah penyuluhan perilaku hidup bersih, taman pintar, bersih-bersih kampung bersama warga desa serta teman-teman mahasiswa melakukan analisis lingkungan dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Penyerahan beasiswa

Ogy berharap bina desa bukan hanya kegiatan formalitas tapi dapat memberikan manfaat kepada masyarakat setempat dan khususnya kepada mahasiswa sebagai proses membentukan perilaku dan mental. “Kami berharap kegiatan bina desa ini bukan cuma formalitas, tujuan sesungghunya ialah memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada masyarakat. Selain itu, manfaat untuk mahasiswa ialah dapat membentuk perilaku dan mental,” pungkasnya.

Terpisah, Romlah salah satu warga kampung Cipait mengungkapkan senang dengan kehadiran mahasiswa dikampungnya karena mereka datang dengan tujuan yang baik. “Kami senang dengan kehadiran mahasiswa karena mereka datang dengan tujuan dan etika yang baik, kegiatan selama empat hari membuat anak-anak dan remaja sangat antusias bahkan mereka ingin berlama-lama dengan mahasiswa,” ungkapnya. (sbs028)

You might also like
Comments
Loading...