Harga Tiket Melonjak Tinggi, Muncul Petisi Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik

Jakarta (11/1/2019) Satubanten.com – Masyarakat Indonesia khususnya yang sering berpergian dengan moda tranportasi udara melakukan protes dengan memunculkan Petisi untuk menurunkan harga tiket Pesawat domestik Indonesia.

Dari pantauan Satubanten.com, hingga hari Jum’at (11/1) pukul 10.45, Petisi tersebut sudah memperoleh 39.441 tanda tangan.

Sejak masa Liburan Natal dan Akhir Tahun, sampai bulan Januari hingga Maret 2019, harga tiket penerbangan domestik mengalami kenaikan sampai batas atas. Padahal, Januari hingga Maret merupakan masa Low Season dimana harga tiket Pesawat sering mengeluarkan harga promo.

Penerbangan domestik yang biasanya pulang pergi bisa dibawah 1 juta rupiah, kini rata-rata diatas 1 juta bahkan bisa 2-4 juta pp per orang.

Berbeda dengan Kenaikan tiket domestik. Tiket internasional ke Luar Negeri justru banyak promo dari maskapai-maskapai luar, sehinggga masyarakat Indonesia lebih memilih berlibur ke Luar Negeri daripada ke dalam negeri.

Sementara itu, menanggapi tuntutan masyarakat terhadap penurunan harga tiket pesawat. Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan bahwa range harga pesawat masih normal.

“Walau peak season sudah habis, demand ke kota-kota besar itu masih tinggi. Orang masih banyak berpergian. Intinya kami tidak menaikkan harga, jadi hanya menyesuaikan,” tutur Ikhsan.

Tidak berbeda dengan Garuda. Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro juga mengungkapkan hal yang sama.

“Kalau tarif tiket hingga Januari 2019 ini mengikuti aturan, tidak melebihi batas atas,” ujar Danang. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...