Harga Minyak Dunia Melorot Tajam

New York (20/11/2014), SatuBanten – Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di bawah USD75 per barel karena persediaan minyak mentah di Amerika Serikat (AS) mengalami peningkatan. Sementara harga Brent masih stabil, karena investor menimbang kemungkinan OPEC mengurangi produksi.

Dikutip dari laporan Energy Information Administration (EIA) mencatat stok minyak mentah AS meningkat sebesar 2,6 juta barel pekan lalu untuk ke 381,1 juta. Di sisi lain, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) berencana memangkas kelebihan pasokan dan menurunkan target produksinya.

Minyak WTI merosot karena Amerika Serikat memompa minyak ke tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga dekade, di tengah tanda-tanda melemahnya permintaan. Akan tetapi, anggota OPEC masih menolak mengurangi produksi, karena produsen lebih kecil seperti Venezuela masih mencari cara untuk meningkatkan mendukung harga.

WTI untuk pengiriman Desember turun 9 sen menjadi USD74,49 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Sementara untuk Januari, mengalami kenaikan 1 persen menjadi USD74,51 per barel. Volume minyak berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 13 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Sedangkan harga Brent untuk pengiriman Januari naik 2 ke USD78,12 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah patokan Eropa dengan Amerika ditutup dengan premi sebesar USD3,61 per barel. (Ahmad/B01)

You might also like
Comments
Loading...