Harga Hewan Kurban Naik Hingga 20%

Serang, (29/07/2019) Satubanten.com – Salah satu penjual hewan kurban di pertigaan lampu merah Cipocok Kota Serang, yaitu Ahmad Marus (29) mengatakan bahwa stok sapi di Pusaka (Pusat Peternakan Usaha Sapi dan Kambing) milik ayahnya meningkat jelang hari ry Idul Adha.

Saat ini 70 ekor di kandang dan 30 ekor di peternak. “Kalau kambing kami baru berani menyetok banyak nanti mendekati hari raya, biasanya H-7. Karena pemeliharaan dan makan kambing itu susah,” pungkas Ahmad di lapak tempat ia berjualan hewan kurban, lampu merah persimpngn Cipocok Kota Serang, Senin, (29/07).

Sapi dengan berat 350-400 kg hari biasa dihargai Rp 18 juta, menjelang Hari Raya Kurban mencapai Rp 20-21 juta. Untuk kambing dengan berat 40 kg, naik Rp 300 ribu- Rp 500 ribu dari harga biasa Rp 3 juta. 

“Bisanya untuk hewan kurban, berat rata-rata sapi 350-400 kg. Paling laku jenis Limusin dan PO (peranakan ongol). Sapi limosin milik kami paling berat 2,1 ton dengan harga Rp 71 juta dibeli orang Bogor,” jelasnya.

Selain kedua jenis sapi tersebut, yang laku untuk hewan kurban adalah jenis sapi bali dengan harga lebih murah Rp 16 juta untuk berat 270 kg. Kambing jenis Bligon, domba dan Jawa Randu.

Menjelang H-7 Idul Adha, Dinas Peternakan akan memeriksa hewan-hewan kurban tersebut untuk dicek sehat atau tidak. Kenaikan harga sapi dan kambing menurut pedagang hanya bertahan hingga hari raya. Selanjutnya harga akan kembali normal.  (SBS/UUL)

You might also like
Comments
Loading...