Hadapi Industri 4.0, Koperasi di Lebak Dituntut Untuk Bertransformasi

Lebak (02/09/2019) Satubanten.com,- Seluruh gerakan koperasi di Kabupaten Lebak dituntut memiliki bekal dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang handal untuk siap berubah dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Hal itu terungkap dalam sambutan oleh Asisten II Setda Lebak Budi Santoso pada acara Perayaan Puncak HUT Koperasi ke-72 Tingkat Kabupaten Lebak yang digelar Pemerintah Daerah Lebak melalui Dinas Koperasi Lebak dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Lebak bertempat di Plaza Lebak Rangkasbitung.

Budi menambahkan reformasi total pada dasarnya mendorong koperasi untuk dapat beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi lingkungan yang senantiasa berjalan dinamis dimana insan koperasi disiapkan untuk mempunyai kreatifitas inovasi yang tinggi untuk menata organisasi dan strategi bisnisnya.
untuk itu menurut Budi, koperasi juga termasuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sudah saatnya memanfaatkan teknologi digital dengan menggunakan platform e-commerce aplikasi retail on-line dan pengembangan aplikasi bisnis lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Lebak Babay Imroni dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Koperasi Nasional Ke-72, dimana menurutnya pada kegiatan ini di selenggarakan berbagai kegiatan seperti gelaran produk koperasi dan UMKM yang diikuti oleh perwakilan koperasi dari 28 kecamatan se Kabupaten Lebak dan juga kegiatan jalan santai yang diikuti oleh kurang lebih seribu peserta.

“Sesuai tema hari koperasi pada tahun ini yaitu reformasi total koperasi di era revolusi industri 4.0. disadari betul bahwa pada saat ini kita tengah berada pada era dimana digitalisasi mewarnai kehidupan keseharian masyarakat. tentunya ini akan menjadi tantangan baru bagi gerakan koperasi dan para pelaku UMKM” Pungkas Babay.

Untuk diketahui rangkaian kegiatan Hari Koperasi Ke- 72 Tingkat Kabupaten Lebak dihadiri oleh para Kepala OPD Lebak, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) serta pelaku-pelaku UMKM Se Kabupaten Lebak yang berlangsung selama satu minggu sampai tanggal 7 September 2019. (SBS09/Rls)

You might also like
Comments
Loading...