Gunung Krakatau Meletus, Suara Dentuman Terdengar Sampai Labuan

SatuBanten.com – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung dan Banten, mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam sehari, telah terjadi 137 kali letusan, Senin (06/08/2018).

“Kondisinya masih aktif. Teramati 137 kali letusan dengan tinggi 100 sampai 300 meter dan warna asap hitam,” kata Kepala Pos Pantau GAK Lampung, Andi Suandi melalui pesan singkat.

Material letusan dan lava pijar telah keluar dari puncak gunung berketinggian 305 meter dari permukaan laut (MDPL) tersebut.

Karena kondisi itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi merekomendasikan perluasan zona merah dengan jarak aman radius satu kilometer, menjadi dua kilometer dari puncak. “Karena kemarin durasi kegempaannya meningkat,” katanya.

Selain itu, dari Gunung Anak Krakatau juga terdengar suara dentuman letusannya. Bahkan suara itu terdengar sampai ke pos pantau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten dan sekitar Pasar Carita dan Labuan Pandeglang.

“Dari Pantai Carita teramati api dan suara dentuman dan dirasakan getaran,” kata Irwan warga Carita.

Sementara itu, Ardi Sudi, warga Labuan mengatakan bahwa dalam dua hari ini suara dan getaran Krakatau terasa hingga di Labuan.

Letusannya kadang terdengar beberapa kali di waktu malam.

GAK mulai menunjukkan aktifitas nya sebagai gunung berapi, sejak 18 Juni 2018 lalu atau sudah lebih dari satu bulan setengah mengalami letusan strombolin. (ILH/SBS)

You might also like
Comments
Loading...