Gratis Sejak 2018, Pengolahan Darah PMI Tangsel Gandeng 17 Rumah Sakit Swasta

Serang (1/7/2019) Satubanten.com – Pengelolaan Darah di Tangerang Selatan (Tangsel) telah gratis untuk masyarakat sejak tahun 2018. Hal ini sesuai dengan Perwal Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pembebasan Biaya Operasional pengolahan darah atau yang dikenal dengan darah gratis.

“Di Tangsel sudah ada kebijakan pengolahan darah ditanggung oleh APBD Tangsel, sehingga masyarakat yang memiliki KTP Tangsel, silahkan datang ke PMI, dan pembiayaan di Tanggung oleh PMI Tangsel, karena PMI akan mengklaim ke Dinas Kesehatan,” kata Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dikutip Humas Tangesel, Senin (1/7).

“Tolong sampaikan kepada masyarakat Tangsel yang memiliki KTP Tangsel, darah di Tangsel gratis,” lanjutnya.

Sementara, Kepala unit donor darah Kota Tangerang Selatan, Suhara Manullang mengaku, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya, yang dilakukan di markas PMI.

“Sekarang naik 200 sampai 300 persen, biasanya 10 orang sehari sekarang sampai 30 orang sehari, bersyukurnya akhir pekan lebih ramai lagi, dari jumlah itu” ungkap Suhara.

Diungkapkan dirinya, hal itu berkaitan juga dengan peningkatan fasilitas berupa ruang donor darah yang lengkap dan nyaman. Sehingga membuat pendonor betah. Serta sistem pengelolaan yang didukung peralatan tercanggih.

Dia berharap, masyarakat Kota Tangsel, bisa memanfaatkan layanan pengelolan darah gratis secara maksimal.

“Tahun lalu anggaran kita sebesar Rp5 miliar untuk program ini, tahun ini menjadi Rp2,2 miliar. Karena berdasarkan hasil evaluasi penyerapan tidak sebesar itu. Akhirnya tahun ini kita tetapkan 2,2 miliar. Maka kami berupaya masyarakat Tangsel mengetahui program ini,” katanya.

Saat ini, tercatat ada 17 RS Swasta yang telah bekerjasama dengan Dinas kesehatan dan PMI Kota Tangsel, dalam pemanfaatan darah gratis bagi warga Tangsel.

“Ada 17 RS yang ter-MoU, ini kita dorong agar semua RS bekerjasama dengan kita.” jelasnya. (SBS-02)

You might also like
Comments
Loading...