Gerakan Masyarakat Ujung Kulon ( GEMUK ) Lakukan Audiensi Dengan Bupati Pandeglang

Pandeglang – Gerakan Masyarakat Ujung Kulon (GEMUK) melakukan audiensi dengan Bupati Pandeglang, Kamis (28/11). Ada beberapa hal yang disampaikan yaitu terkait progres pembangunan jalan Cimanggu -Sumur yang merupakan kewenangan nasional. Jalan tersebut rencananya pertengahan tahun namun terjadi gagal lelang, ” Untuk ruas jalan Cimanggu – Sumur alhamdulillah kemarin kami dari Kementerian PUPR, menurut informasi dari sana pada tanggal 6 bulan Desember 2018 akan tandatangan kontrak,”ucap Doni ketua Gemuk.

Camat Sumur Endin mengatakan, membenarkan dengan apa yang disampaikan Doni ketua Gemuk. Kata Endin, hadirnya ke Pendopo ingin bersilaturahmi dan mengkoordinasikan terkait perkembangan jalan Cimanggu – Sumur,” Tujuan kami untuk silaturahmi, hal lainnya yang utama adalah progres ruas jalan Cimanggu -Sumur yang saat ini banyak dipertanyaakan masyarakat, sejauh mana dan informasinya seperti apa perkembangan jalan sumur tersebut,” kata Endin “Hadirnya disini dan menyamakan persepsi untuk mendengarkan arahan seperti apa nanti yang disampaikan Ibu Bupati, dan kami akan sampaikan kembali kepada masyarakat,” ujarnya

Menanggapi hal itu Bupati Pandeglang Irna Narulita sangat mengapresiasi komunitas Gemuk yang sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR. Kata Bupati, untuk pembangunan jalan yang anggarannya lebih dari 100 miliyar memang kewenangan pusat, ” Informasi yang kami dapat dari Direktur di Kemen PUPR tanggal 25 – 30 November itu evaluasi dokumen kualifikasi, 30 November pengumuman pemenang, 7 Desember masa siap sanggah, 10 Desember surat penunjukan penyedia barang dan jasa, 13 Desember penandatanganan kontrak, mudah – mudahan bisa dilalui dan baik tidak gagal lelang lagi,” kata Bupati¬†Irna Narulita” Yang sangat riskan itu saat masa sanggah, saya harap ini tidak gagal lagi, oleh sebab itu mari kita kawal bersama,” pungkasnya.( Sbs/011/Rls )

You might also like
Comments
Loading...